Ternyata, pelaku memang sudah lama mengintainya.
Buktinya, pelaku juga jadi pelanggan di rental itu dan beberapa kali meminjam motor itu lalu mengembalikannya.
Rupanya, itu cuma modusnya untuk membangun kepercayaan calon korbannya.
Akhirnya, motor hilang digondol sang maling. Dia tak kembali dari membeli martabak itu.
Baca Juga: Kunci T Bikin Maling Motor di Surabaya Gagal Total, Ibu Rumah Tangga Elus Dada
Nah, secara mengejutkan, pelaku kembali muncul ke lokasi yang sama, diduga untuk mencari korban baru.
Kebetulan, dia bertemu dengan korban pertama yang mengenalinya.
“Lah, lu kemarin maling motor gua? Lah iya, kata dia gitu,” kata Arafah menirukannya.
Menyadari itu, si maling mencoba melarikan diri dengan naik ke lantai tiga bangunan rental.
Dia lantas melompat ke rumah warga dari genteng lantai tiga rental.
Apes, usahanya gagal. Ia menghantam atap asbes warga yang tidak kuat menahan beban tubuhnya.
Akhirnya si maling tertangkap lalu warga sempat menginterogasinya.
Ternyata, motor hasil curian itu telah dijual dengan harga Rp1,8 juta.