Find Us On Social Media :

Curhat Artis Tangkap dan Serahkan Maling Motor Malah Diusir Polisi, Pelaku Dilepas

By Selasa, 08 Juli 2025 | 15:20
Artis dan Komika, Arafah Rianti punya pengalaman mengecewakan saat berhasil tangkap maling berujung diusir polisi. (Istimewa)

MOTOR Plus-online.com - Komika Arafah Rianti punya pengalaman mengecewakan berurusan dengan polisi.

Pengakuannya viral di media sosial usai berhasil menangkap maling motor.

Artis Arafah Rianti malah diusir dari kantor polisi setelah menyerahkan pelaku.

Dikutip dari Tribun Jatim, pengalaman itu diceritakan Arafah Rianti dalam podcast bersama Vidi Aldiano dan Deddy Corbuzier di Podhub yang tayang 5 Juli 2025.

Dalam obrolan yang juga menampillkan bintang tamu Febby Rastanty itu, Arafah berbagi kisah nyata tentang kejadian yang ia alami belum lama ini di Depok.

Kisah ini mencuat setelah Arafah Rianti mengetahui jika suami Febby Rastanty adalah polisi reskrim.

Dalam kisahnya, Arafah mengaku menangkap seorang pelaku pencurian motor. Ini dilakukannya bersama warga sekitar.

Namun, sikap oknum polisi setelah membuat Arafah kecewa setelah mereka susah payah menangkapnya.

Baca Juga: Bisa-bisanya ODGJ Maling Motor di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Begini Kelanjutannya

Kejadian itu berlangsung rental PlayStation milik Arafah.

Nah, satu pelanggannya menjadi korban pencuriannya.

Awalnya, seorang pria yang juga main di rental itu meminjam motor dengan alasan ingin membeli martabak.

“Minjem pertama beneran beli martabak, bawa lagi kedua minjem lagi beli martabak, bawa lagi ketiga... nggak bawa martabak, dan motornya ilang,” ujarnya.

Ternyata, pelaku memang sudah lama mengintainya.

Buktinya, pelaku juga jadi pelanggan di rental itu dan beberapa kali meminjam motor itu lalu mengembalikannya.

Rupanya, itu cuma modusnya untuk membangun kepercayaan calon korbannya.

Akhirnya, motor hilang digondol sang maling. Dia tak kembali dari membeli martabak itu.

Baca Juga: Kunci T Bikin Maling Motor di Surabaya Gagal Total, Ibu Rumah Tangga Elus Dada

Nah, secara mengejutkan, pelaku kembali muncul ke lokasi yang sama, diduga untuk mencari korban baru.

Kebetulan, dia bertemu dengan korban pertama yang mengenalinya.

“Lah, lu kemarin maling motor gua? Lah iya, kata dia gitu,” kata Arafah menirukannya.

Menyadari itu, si maling mencoba melarikan diri dengan naik ke lantai tiga bangunan rental.

Dia lantas melompat ke rumah warga dari genteng lantai tiga rental.

Apes, usahanya gagal. Ia menghantam atap asbes warga yang tidak kuat menahan beban tubuhnya.

Akhirnya si maling tertangkap lalu warga sempat menginterogasinya.

Ternyata, motor hasil curian itu telah dijual dengan harga Rp1,8 juta.

Baca Juga: Maling Motor Makin Beringas di Surabaya, Sopir Ambulans Tertunduk Lesu

Kemudian, Arafah dan warga lainnya membawa pelaku ke kantor polisi setempat.

Sayangnya, Arafah dan warga mendapati hal tak terduga.

Menurut Arafah, polisi menolak menangkapnya dengan alasan teknis.

“Terus kata polisinya, ‘nggak bisa kalo nggak (ditangkap) sama kita,’” katanya menirukan.

Praktis, Arafah pun bingung. Padahal pelaku sudah ditangkap warga dan mengakui perbuatannya.

Dia juga punya video sebagai bukti.

“Malingnya udah dibebasin lagi aja,” katanya.

Apesnya, Arafah harus mengganti asbes rumah warga yang rusak.

Pemilik rumahnya malah meminta ganti rugi kepadanya.

Melihat itu, Deddy Corbuzier menduga ada alasan polisi tak menangkap si maling, termasuk terkait bukti.