Find Us On Social Media :

Dompet Bisa Jebol, Terungkap 5 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis

By Kamis, 10 Juli 2025 | 12:00
Ketahui penyebab oli mesin motor cepat habis, jangan sampai turun mesin dompet jebol. (Otomotifnet)

MOTOR Plus-online.com - Pergantian oli motor harus dilakukan secara rutin setiap bulan atau patokan kilometer.

Dompet bisa jebol, terungkap 5 penyebab oli mesin motor cepat habis.

Oli mesin yang berkurang lama-lama akan menimbulkan gesekan komponen di dalam mesin.

Ujung-ujungnya, jika oli mesin benar-benar habis siap-siap turun mesin dan pastinya butuh biaya banyak.

Penggantian oli secara berkala dan batas minimal volume oli perlu menjadi perhatian khusus agar mesin motor tetap awet.

“Kalau jarang ganti oli, mesin bisa cepat rusak karena sistem pelumasan tidak maksimal. Dampaknya tentu bisa menyebabkan komponen di dalam mesin menjadi rusak sehingga motor harus turun mesin,” kata Ribut Wahyudi, Kepala Mekanik Honda Bintang Motor, Cinere, dikutip dari GridOto.com.

Penyebab oli mesin motor cepat habis?

1. Seal Oli Bocor

Kebocoran seal oli merupakan salah satu faktor yang menyebabkan oli cepat habis.

Baca Juga: Yamaha Bagikan 1.000 Oli Gratis Buat Pejuang Rupiah, Dimulai Kapan?

Oli lebih mudah merembes keluar.

2. Oli Mesin Jarang Diganti

Oli yang dipakai terus-menerus dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan oli tersebut menguap.

Jika terus dibiarkan, mesin akan kekurangan pelumas dan berakibat pada kerusakan komponen mesin.

3. Spesifikasi Oli Tidak Sesuai Spesifikasi Mesin

Kekentalan oli yang tidak sesuai rekomendasi akan menyebabkan tarikan motor menjadi lebih berat.

Jadi, sebaiknya sesuaikan dengan spesifikasi rekomendasi pabrikan.

4. Piston dan Ring Piston Aus.

Volume oli yang cepat habis bisa disebabkan karena kerusakan pada komponen piston.

Baca Juga: Bantu Konsumen Identifikasi Oli Asli, Yamaha Sediakan Hadiah Miliaran Rupiah

Ring piston yang sudah aus akan menyebabkan ring piston menjadi kendur, sehingga udara akan masuk ke ruang oli dan menyebabkan turunnya tekanan kompresi mesin.

Umumnya, kerusakan ini dapat dideteksi dari keluarnya asap yang cukup banyak akibat dari oli yang ikut terbakar.

5. Pemakaian Motor Tidak Normal

Berkendara secara ugal-ugalan akan menyebabkan oli menjadi cepat habis.

Hal ini akibat dari penggunaan throttle atau bukaan gas yang tidak beraturan, serta sering memacu motor dengan bukaan gas hingga menyentuh limit rpm.

Kondisi jalan yang macet dan mengharuskan berkendara secara stop and go juga bisa membuat oli menguap dan berkurang.