Find Us On Social Media :

Modus Pak Ogah Cari Duit Bisa Bikin Kecelakaan, Lampu Merah di Cawang Jadi Sasaran

By Jumat, 25 Juli 2025 | 08:00
Lampu merah di Cawang, Jakarta Timur jadi sasaran sabotase pak ogah dengan mematikan MCB, bisa timbulkan kecelakaan. (Kompas.com)

MOTOR Plus-online.com - Pengendara motor di jalan raya harus makin hati-hati dengan kejahatan.

Salah satunya lampu merah yang dijadikan sasaran untuk meraup keuntungan.

Modus pak ogah cari duit bisa bikin kecelakaan, lampu merah di Cawang jadi sasaran.

Pak ogah nekat melakukan sabotase lampu merah atau lampu lalu lintas.

Para pelaku sengaja mematikan traffic light seperti dalam video unggahan akun Instagram @lbj_jakarta.

Dalam keterangan unggahan, lampu diduga sengaja dimatikan oleh 'Pak Ogah' agar bisa mengatur arus lalu lintas secara manual dan meminta imbalan dari pengendara.

Dalam tayangan itu tampak petugas memeriksa kondisi lampu lalu lintas.

Hasil pemeriksaan menunjukkan lampu padam karena miniature circuit breaker (MCB) sengaja dimatikan.

Baca Juga: Pak Ogah di Lampung Nekat Matikan Lampu Merah Alasannya Mau Dapat Duit Lebih

"Lampu merah di salah satu titik di wilayah Cawang, Jakarta Timur, diduga sengaja dimatikan oleh oknum 'Pak Ogah'. Mereka diduga sengaja mematikan lampu merah tersebut agar bisa mengatur lalu lintas di lokasi tersebut," tulis akun Instagram @lbj_jakarta.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Renny Dwi Astuti mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia memastikan lampu sudah berfungsi kembali.

"Itu kemarin memang lampu traffic light itu kadang-kadang mati. Itu bisa karena faktor teknis maupun non-teknis ya," ujar Renny saat dikonfirmasi, (22/7/25) dikutip dari Kompas.com.

Renny menjelaskan, gangguan teknis bisa berupa kerusakan kabel, sedangkan gangguan non-teknis kerap terjadi karena tindakan sabotase, seperti yang dilakukan oleh 'Pak Ogah'.

"Non-teknis itu kayak tadi itu yang MCB-nya dimatiin sama si Pak Ogah, atau kabelnya itu dipotong, sengaja dicuri. Nah, itu yang kejadian di lapangan," tuturnya.

Ia menambahkan, tindakan oknum Pak Ogah itu bertujuan agar mereka bisa mengatur lalu lintas secara manual dan meminta uang dari pengendara.

"MCB-nya dimatiin lah, kabelnya diputus gitu. Itu biasanya itu Pak Ogah. Tapi kalau pengamen justru dia yang pengen lampu lalu lintasnya hidup," ungkap Renny.