Salah satunya adalah faktor nostalgia.
Banyak orang yang dulu pernah memiliki Mio kini ingin "reuni" dengan motor lamanya.
Ditambah lagi, desain Mio yang mungil dan sederhana saat ini dianggap klasik dan unik bagi para penggemarnya.
Bahkan, Mio generasi pertama disebut-sebut jadi incaran utama, khususnya untuk warna kuning.
Kemudian warna biru telur asin dan silver turut jadi buruan kolektor.
“Karena spare part body dan striping khusus Mio generasi pertama sudah jarang sekali yang jual. Untuk kondisi mulus dan orisinal atau unit simpanan bahkan bisa tembus Rp 20 jutaan ke atas,” ucap dia.
Selain itu, faktor ketersediaan komponen yang melimpah di pasaran juga jadi alasan orang-orang mulai mengincar Mio.
“Untuk spare part mesin dan CVT masih aman sekali, beberapa spare part body sebetulnya juga masih ada,” katanya.