Suzuki Gixxer 250 Matt Black yang dijual di Indonesia. (suzuki.co.id)
Layanan ini tidak dikenakan biaya apapun alias gratis sebagai bentuk tanggung jawab PT SIS terhadap produk maupun kepuasan terhadap pelanggan setianya.
"Meski potensi terjadinya ketidaksesuaian komponen pada beberapa kelompok unit yang sudah ditangan konsumen jumlahnya tidak besar, namun kami merasa sangat perlu untuk memberikan informasi ini sebagai bentuk tanggung jawab sebuah Perusahaan proesional yang peduli kepada pelanggannya. Kami berharap itikad tersebut bisa memberikan ketenangan, kepuasan serta meningkatkan kepercayaan terhadap Suzuki,” tutup Hariadi.
Sementara itu, dikutip dari 2banh.vn, Suzuki baru-baru ini mengumumkan penarikan kembali lebih dari 5.000 unit Gixxer 250 dan Gixxer SF 250 di India karena masalah pada sistem rem belakang.
Penarikan kembali ini secara spesifik mempengaruhi 5.145 unit yang diproduksi antara Februari 2022 dan Juni 2026.
Baca Juga: Cocok Buat Bahan Restorasi, Yamaha Mio Buka Harga Cuma Rp 800 Ribu
Suzuki telah mengklarifikasi penyebabnya karena rakitan rem belakang yang awalnya dirancang untuk model V-Strom 250 telah dipasang pada Gixxer 250 dan Gixxer SF 250 .
Hal ini mengakibatkan bantalan rem tidak bersentuhan dengan baik dengan cakram rem.
Kontak yang tidak merata ini dapat menyebabkan bantalan rem cepat aus, sehingga mengurangi efisiensi pengereman dan membahayakan pengendara.
Ini bukan pertama kalinya Gixxer 250 mengalami masalah teknis.
Sebelumnya, pada Februari 2024, Suzuki Motorcycle India terpaksa menarik kembali Gixxer 250, Gixxer SF 250, dan V-Strom SX karena kerusakan pada poros mesin.