Find Us On Social Media :

Ramai di Medsos Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’ di Jalan, Dirgakkum Korlantas Polri Buka Suara

By Sabtu, 20 September 2025 | 12:00
Makin marak mobil menggunakan sirene, strobo, dan rotator di jalan. (Instagram @bogor.terkini)

Menurut Faizal, Polri sebenarnya telah mengatur penggunaan sirene di kalangan petugas agar tidak menimbulkan gangguan tambahan.

“Penggunaan sirine terutama malam hari selalu diimbau dikurangi. Kalaupun terpaksa, hanya digunakan sekali dua kali saja. Selain itu, anggota dilengkapi public address untuk meminta izin ketika harus mengambil jalur,” tuturnya.

Faizal tak menampik masih banyak penyalahgunaan rotator di lapangan, termasuk oleh kendaraan sipil dengan pelat hitam.

Ia sendiri beberapa kali menemukannya.

“Memang meresahkan, dan imbasnya dirasakan petugas yang sedang benar-benar menjalankan tugas, karena masyarakat sudah jengah,” katanya.

Baca Juga: Dijual Cuma Rp 15 Juta, Motor Matic Baru 110 cc Fiturnya Bikin Penasaran

Ia memastikan kepolisian tetap melakukan penindakan terhadap kendaraan yang memakai strobo dan sirene secara ilegal.

Hanya saja, lanjut Faizal, langkah itu memang tidak selalu terekspos ke publik.

Gerakan 'Stop Tot Tot Wuk Wuk' pada akhirnya menjadi teguran bagi semua pihak.

Masyarakat sudah jenuh melihat jalan raya dipenuhi kendaraan sipil maupun pelat merah yang memakai strobo meski tidak sedang dalam tugas resmi.

Imbasnya, rasa kesal itu terbawa hingga ke kendaraan yang sebenarnya sah dan sedang menjalankan tugas, seperti ambulans atau mobil patroli polisi.