Hewan ini adalah predator Tangguh dengan kemampuan penciuman luar biasa serta gigitan beracun untuk melumpuhkan mangsa.
Selain mengaplikasikan Komodo dalam helmnya, elemen-elemen pendukung seperti batik kawung juga hadir di helm spesial Enea, lengkap dengan nomer balap “23” dan logo KYT.
Untuk pengerjaan desain, KYT bekerja sama dengan Starline Designer.
Sebuah studio desain yang berbasis di Italia.
2. Diogo Moreira
Ini merupakan tahun kedua Diogo Moreira bersama dengan KYT Helmet.
Setelah sempat absen di Mandalika dikarenakan cidera pada musim 2024, kini Diogo Moreira kembali ke Mandalika dengan grafis spesial pada #IndonesianGP.
Helm spesial #IndonesiaGP milik Moreira menggunakan elemen-elemen yang berhubungan dengan wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), di mana daerah
tersebut merupakan lokasi Sirkuit Mandalika.
Baca Juga: Blak-blakan Valentino Rossi Sebut Pembalap Ini Lebih Berbahaya Dibanding Marc Marquez
Elemen-elemen tersebut meliputi Motif Batik Sasak, yang juga menjadi corak pada area run-off Sirkuit Mandalika.
Motif tersebut dipilih untuk menampilkan budaya lokal NTB.
Tak lupa juga pengaplikasian siluet pemandangan alam beserta rumah tradisional Lombok, Bale, atau yang dikenal sebagai Rumah Adat Sasak.
Rumah Adat Sasak merupakan rumah tinggal bagi Suku Sasak dengan ciri khas arsitektur vernakular menggunakan bahan-bahan alami seperti bambu, kayu, dan atap dari alang-alang.