Find Us On Social Media :

Proses Lebih Cepat, Korlantas Polri Siapkan Cek Fisik Kendaraan Digital

By Rabu, 22 Oktober 2025 | 07:48
Cek fisik kendaraan manual akan digantikan sistem digital, tidak perlu waktu lama dan antrian panjang. (Otomotifnet.com)

MOTOR Plus-online.com - Prosesnya akan lebih cepat, Korlantas Polri siapkan cek fisik kendaraan digital.

Selama ini cek fisik manual memang memakan waktu dan membuat antrian di Samsat.

Rencananya Korlanta Polri akan tengah menggodok layanan cek fisik kendaraan digital yang lebih cepat prosesnya tahun ini.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan registrasi kendaraan bermotor yang selama ini dikenal lambat dan penuh keluhan dari masyarakat.

“Cek fisik itu banyak hal yang membuat masyarakat terlalu banyak komplain, apalagi kalau berkaitan dengan kendaraan tua, bus, truk, dan lain sebagainya,” ucap Kombes Pol Sumardji, Kasubdit BPKB Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri, dalam keterangannya, melansir Kompas.com.

“Sehingga di tahun 2025 ini, Korlantas melalui Diregident di bawah Subdit BPKB menelurkan cek fisik digital,” lanjutnya.

Selama ini, cek fisik kendaraan dilakukan dengan cara manual menggosok nomor rangka dan nomor mesin menggunakan kertas gosok khusus.

Proses tersebut kerap memakan waktu, belum lagi jika kondisi kendaraan sudah berumur atau bagian nomor mesinnya sulit dijangkau.

Baca Juga: 8 Pilihan Aksesori Honda ADV160 Terbaru Harga Mulai Rp 123 Ribu

Melalui sistem baru ini, metode gesek itu akan digantikan dengan kamera boroskop, alat yang mampu mengambil gambar nomor mesin dan rangka dengan detail tinggi.

“Cek fisik itu kan biasanya digesek, sekarang cukup difoto saja. Untuk mempercepat,” kata Sumardji.

Namun, wacana ini masih dalam tahap persiapan. Korlantas tengah memastikan seluruh Polda dan Polres memiliki perangkat yang memadai agar implementasinya berjalan lancar.

“Saat ini kami lagi proses untuk memenuhi semua Polda dan Polres. Kaitannya dengan soal perangkat karena ini berkaitan dengan pengadaan, jangan sampai menimbulkan persoalan,” kata Sumardji.

Jika terealisasi, cek fisik digital diharapkan mampu memangkas waktu pelayanan dan meminimalkan potensi kesalahan manual.

Tak hanya itu, sistem digital juga memungkinkan data kendaraan langsung terintegrasi dengan database nasional, menjadikannya lebih akurat dan transparan.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital Korlantas yang terus berlanjut, setelah sebelumnya menghadirkan layanan berbasis aplikasi seperti Samsat Digital Nasional (Signal).