MOTOR Plus-online.com - Setelah beberapa bulan mengalami kelangkaan stok BBM, jualan SPBU BP-AKR mulai lancar.
Hal ini setelah BP-AKR melakukan pembelian base fuel dari Pertamina.
Dan dalam waktu dekat, SPBU warna hijau ini akan menambah pasokan dari Pertamina sebanyak 100 ribu barel.
PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR), pengelola jaringan SPBU bp di Indonesia, akan kembali menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 100.000 barel pada minggu ketiga November 2025.
Tambahan kargo impor tersebut dilakukan melalui kerja sama business to business (B2B) dengan PT Pertamina Patra Niaga.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan, BP-AKR telah menyerap 100.000 barel base fuel dari Pertamina Patra Niaga dan akan kembali menambah volume serupa dalam waktu dekat.
“Ya, BP nambah lagi 100 ribu [barel]. Minggu ketiga November,” ujar Laode saat ditemui di Kementerian ESDM, mengutip Kontan.co,id.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan 100.000 barel base fuel RON 92 kepada BP-AKR sebagai bagian dari upaya pemerintah menjamin ketersediaan BBM non-subsidi bagi badan usaha swasta.
Baca Juga: Beli 10 Ribu Barel Base Fuel dari Pertamina, BP-AKR Pastikan BBM yang Dijual Tetap Berkualitas
Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, penyaluran ini dilakukan setelah seluruh aspek tata kelola dan kepatuhan terpenuhi.
“Untuk penyaluran pasokan yang sudah dilayani kepada PT APR sebanyak 100 ribu barel (MB) yang akan digunakan untuk SPBU-SPBU BP-AKR”, jelas Roberth dalam keterangan tertulis, Minggu (2/11/2025).
Roberth menambahkan, proses pemenuhan pasokan dilakukan melalui tahapan negosiasi volume, tender pemasok, joint surveyor, hingga mekanisme open book untuk memastikan transparansi komersial.
Adapun, BP-AKR memastikan pasokan base fuel impor tersebut digunakan untuk memulihkan distribusi BBM bp 92 dengan teknologi ACTIVE di seluruh jaringan SPBU wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Pasokan untuk wilayah Jawa Timur akan menyusul secara bertahap.
Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura mengungkapkan, kembalinya pasokan BP 92 menjadi bukti komitmen perusahaan menjaga mutu produk dan mendukung mobilitas masyarakat.
“Prioritas kami jelas, BP 92 kembali tersedia dan kualitas produk yang dihadirkan konsisten terjaga. Fokus mutu ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami membangun layanan energi terpercaya di Indonesia,” ujar Vanda dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).
Lebih lanjut, BP-AKR memastikan seluruh pasokan base fuel telah melalui uji kualitas dengan pengawasan surveyor independen untuk menjamin kesesuaian dengan spesifikasi dan standar mutu pemerintah Indonesia serta bp internasional.
Langkah pengadaan base fuel impor ini disebut sebagai solusi sementara untuk memastikan keberlanjutan operasional SPBU bp dan menjaga ketersediaan BBM di lapangan.
“Bagi kami, ini bukan semata soal pasokan bahan bakar, tapi juga bentuk tanggung jawab terhadap konsumen dan komitmen investasi jangka panjang BP-AKR di Indonesia,” tegas Vanda.
Sejak pertama kali beroperasi pada 2018, BP-AKR kini telah memiliki lebih dari 70 SPBU di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Produk yang ditawarkan meliputi BP Ultimate, BP Ultimate Diesel, BP 92, dan BP Diesel, yang dipasarkan melalui dua skema bisnis, yakni COCO (Company Owned Company Operated) dan DODO (Dealer Owned Dealer Operated).