Find Us On Social Media :

Belum Lama Meluncur, Ribuan Suzuki Satria F150 Terbaru Dikirim ke Negara Tetangga

By Selasa, 18 November 2025 | 11:51
PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) memulai ekspor perdana dua model secara sekaligus, Suzuki Fronx dan Suzuki Satria ke wilayah Asia Tenggara. (GridOto.com)

MOTOR Plus-online.com - Belum lama meluncur, ribuan Suzuki Satria F150 terbaru dikirim ke negara tetangga.

Suzuki Satria F150 dan Suzuki Fronx mulai diekspor ke negara Asia Tenggara.

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) resmi menandai babak sejarah baru dengan memulai ekspor perdana dua model secara sekaligus, Suzuki Fronx dan Suzuki Satria.

Seremoni yang digelar di fasilitas Plant Cikarang berperan mempertegas posisi Suzuki Indonesia selaku basis produksi serta ekspor kedua model tersebut untuk wilayah Asia Tenggara.

Momen strategis ini penting sebagai pembuktian kapabilitas Suzuki beserta ekosistem rantai pasok pendukung pada kancah industri otomotif nasional maupun global.

President Director PT Suzuki Indomobil Motor - PT Suzuki Indomobil Sales, Minoru Amano, mengemukakan pencapaian dibalik peresmian tersebut.

“Ekspor perdana Fronx dan Satria adalah bentuk nyata dari kesiapan Indonesia untuk bersaing pada pasar Internasional. Kami memproduksi kendaraan berstandar global serta mampu menyesuaikan dengan regulasi negara tujuan. Langkah maju ini menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu basis produksi strategis Suzuki di Asia Tenggara.” ungkapnya.

Komitmen strategis tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah melalui kehadiran Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza.

Baca Juga: 11 Target Operasi Zebra 2025, Waspada Polisi Pakai Pola Hunting System

Keterlibatan Pemerintah pada seremoni turut menegaskan sinergi kuat antara regulator dan pelaku industri.

Dengan memperkuat ekspor, Suzuki menunjukkan kapabilitas beserta daya saing yang lebih handal ditengah kompetisi merek serta bisnis otomotif dalam negeri.

Sebagai kontributor ekspor sektor manufaktur (non-migas), Suzuki memproyeksikan pendapatan dari kedua produknya sanggup memberikan injeksi positif bagi devisa negara.