Fitur ini aktif setelah rem ditekan selama ±3 detik dan ditandai dengan indikator “HSA” pada dashboard. Setelah aktif, pengendara dapat langsung melaju dengan memutar tuas gas.
Fitur Cruise Control, yang menjaga kecepatan stabil tanpa perlu memutar tuas gas terus-menerus, memberikan jeda kenyamanan saat perjalanan panjang setelah hari panjang yang melelahkan.
Bekerja pada rentang 5–80 km/jam, fitur ini akan otomatis nonaktif saat pengendara mengerem atau memutar gas kembali.
“Jarak tempuh dan kecepatan maksimum pada FOX 350 kami pertahankan karena terbukti paling relevan dengan kebutuhan pengendara Indonesia saat ini. Kombinasi performa dan efisiensi ini memberikan keseimbangan ideal antara tenaga, kenyamanan, daya tahan baterai dan tentunya untuk aksesibilitas yang lebih luas dan efisien,” tambah Ilman.
Melalui aplikasi Polytron EV, pengendara juga dapat mengunci dan membuka motor dari perangkat ponsel pintar, memantau status baterai, dan melacak posisi kendaraan secara real-time sekaligus melihat titik pengisian daya terdekat.
Baca Juga: Motor Listrik Polytron Fox 200 Ada Fitur Cruise Control, Fungsinya Buat Apa?
Semua kendali ada di ujung jari, menjadikan pengalaman berkendara lebih modern, aman, dan terhubung.
FOX 350 dibekali sistem baterai dan motor listrik yang tangguh, efisien, dan aman untuk mendukung mobilitas aktif sehari penuh.
Dengan waktu pengisian daya 0–100% hanya dalam 4–5 jam melalui daya input 800 Watt, pengendara dapat mengisi ulang di malam hari dan langsung siap beraktivitas keesokan paginya tanpa hambatan.
Keamanan baterai juga menjadi prioritas utama.
Sertifikasi IP67 pada motor dan baterai memastikan komponen tetap terlindungi dari debu dan air, sebuah standar perlindungan yang penting mengingat karakteristik cuaca dan kondisi jalan di Indonesia.
“Baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) yang digunakan dikenal lebih stabil secara termal, memiliki usia pakai lebih panjang serta memiliki tingkat keselamatan tinggi dibandingkan baterai lithium-ion pada umumnya. Teknologi ini memastikan FOX 350 dapat tetap diandalkan meski dalam situasi ekstrem,” ungkap Ilman.