Find Us On Social Media :

Ada Singkong dan Jarak, Ini Alasan Founder Bobibos Pilih Jerami Sebagai Bahan Baku

By Kamis, 20 November 2025 | 10:25
Bobibos, BBM jenis baru diklaim lebih ramah lingkungan dan memiliki RON 98,1 mengapa bahan bakunya dari jerami? (uns.ac.id)

MOTOR Plus-online.com - Bobibos, BBM jenis baru ini sudah beberapa pekan masih jadi perbincangan.

Bensin Bobibos yang terbuat dari bahan baku jerami diklaim lebih ramah lingkungan.

Bahkan, Research Octan Number (RON) mencapai angka 98,1.

Ada beberapa pilihan bahan baku seperti singkong, jarak, tebu atau kelapa sawit, kenapa founder Bobibos memiilih jerami?

Upaya mencari sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan bahan bakar alternatif di dalam negeri.

Berbagai inovasi pun bermunculan, termasuk Bobibos, bahan bakar nabati hasil riset anak bangsa yang belakangan menarik perhatian publik karena berbasis limbah pertanian dan dinilai lebih berkelanjutan.

Popularitas Bobibos meningkat dalam beberapa waktu terakhir setelah muncul klaim efisiensi proses produksi serta pemanfaatan bahan baku non-pangan.

Di balik pengembangannya, tim Bobibos telah mengevaluasi berbagai jenis limbah pertanian sebelum akhirnya menetapkan jerami sebagai bahan baku yang dianggap paling tepat untuk produksi biofuel skala industri.

Baca Juga: Operasi Zebra Krakatau 2025, Kabid Humas Polda Lampung Peringatkan Pemilik Kendaraan

Menurut M. Ikhlas Thamrin, penggagas Bobibos, keputusan ini bukan muncul tiba-tiba. Setelah mencoba beberapa bahan alternatif lain yang dinilai kurang stabil, sulit diproses, atau tidak tersedia secara konsisten, jerami menjadi pilihan yang paling memenuhi kebutuhan teknis dan logistik.

“Jerami itu limbah pertanian yang selama ini hanya dibakar atau dibuang, padahal kandungan selulosanya sangat ideal untuk diolah menjadi biofuel,” ujar Ikhlas dikutip dari Kompas.com.

Ikhlas menjelaskan bahwa jerami dapat diproses menggunakan teknik fermentasi modern sehingga menghasilkan bahan bakar dengan kualitas tinggi tanpa membutuhkan lahan tanam tambahan.