Find Us On Social Media :

Alasan Bobibos Belum Dijual Secara Massal, BBM Baru Diklaim Lebih Ramah Lingkungan

By Jumat, 21 November 2025 | 09:00
Produk Bobibos belum dipasarkan secara massal karena harus melewati serangkaian pengujian teknis, mulai dari laboratorium hingga uji jalan. (Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama)

MOTOR Plus-online.com - Muncul BBM jenis baru yang bikin heboh bernama Bobibos.

Bensin jenis baru ini dibuat dari jerami sisa panen petani yang diklaim lebih ramah lingkungan dan memiliki RON 98,1.

Bobibos walau sudah dikenalkan ke publik namun belum bisa dijual secara massal, kenapa?

Founder Bahan Bakar Original Buatan Indonesia (Bobibos) M. Ikhlas Thamrin menilai langkah Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) yang meneruskan pembahasan uji coba dan proses perizinan kepada Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) sebagai tahap penting dalam memastikan standar teknis serta legalitas produk dapat terpenuhi.

Ikhlas menyatakan pihaknya siap mengikuti seluruh arahan dan prosedur yang ditetapkan regulator.

“Tentu kita akan mengikuti arahan dari EBTKE dan kita tentunya harus mengikuti tahapan-tahapan yang memang sudah ditentukan dan disepakati oleh EBTKE,” ujarnya, mengutip Tribun Bisnis.

Bobibos adalah produk yang dikembangkan dari bahan alami seperti jerami dan biomassa tanaman.

Bobibos dirancang sebagai bahan bakar alternatif pengganti bensin dan solar, dengan klaim memiliki angka oktan tinggi (RON mendekati 98) serta emisi yang sangat rendah.

Baca Juga: BBM Masih Kosong di SPBU Shell, Begini Perkembangan Kerjasama dengan Pertamina

Saat ini Bobibos masih dalam tahap uji coba dan proses perizinan di bawah Kementerian ESDM.

Produk ini belum dipasarkan secara massal karena harus melewati serangkaian pengujian teknis, mulai dari laboratorium hingga uji jalan.

Ikhlas menjelaskan bahwa Bobibos memiliki dua jenis produk yang tengah dipersiapkan. Untuk produk berbahan bakar pengganti bensin, pihaknya cenderung menggunakan istilah biogasoline.