Sementara itu, anggota DPR RI asal Bogor sekaligus pembina BOBIBOS, Mulyadi menyebut jika BBM ini akan dibanderol dengan harga murah.
“Berdasarkan sertifikasi Lemigas, Bobibos memiliki RON 98,1. Meski RON tinggi, harganya tetap murah,” ujar anggota DPR asal Bogor sekaligus pembina Bobibos, Mulyadi, dikutip dari Wartakota.
Namun belum diketahui berapa harga jual dari BOBIBOS. Beredar kabar harga Bobibos Rp 4.000 per liter
Untuk distribusi BBM Bobibos saat ini tengah berkoordinasi dengan Dirjen Enegeri Terbarukan Kementrian Energi dan Sumber Daya Manusia tentang izin produksi dan edar.
“Kalau tidak salah, untuk bahan bakar energi alternatif hanya ada izin produksi,” tutup Mulyadi
Baca Juga: Pengamat UGM Bilang Tanpa Dukungan Pertamina, Bobibos Bisa Jadi Cuma Mimpi
Bobibos walau sudah dikenalkan ke publik namun belum bisa dijual secara massal.
Founder Bahan Bakar Original Buatan Indonesia (Bobibos) M. Ikhlas Thamrin menilai langkah Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) yang meneruskan pembahasan uji coba dan proses perizinan kepada Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) sebagai tahap penting dalam memastikan standar teknis serta legalitas produk dapat terpenuhi.
Ikhlas menyatakan pihaknya siap mengikuti seluruh arahan dan prosedur yang ditetapkan regulator
“Tentu kita akan mengikuti arahan dari EBTKE dan kita tentunya harus mengikuti tahapan-tahapan yang memang sudah ditentukan dan disepakati oleh EBTKE,” ujarnya, mengutip Tribun Bisnis.
Bobibos adalah produk yang dikembangkan dari bahan alami seperti jerami dan biomassa tanaman.
Bobibos dirancang sebagai bahan bakar alternatif pengganti bensin dan solar, dengan klaim memiliki angka oktan tinggi (RON mendekati 98) serta emisi yang sangat rendah
Saat ini Bobibos masih dalam tahap uji coba dan proses perizinan di bawah Kementerian ESDM.