Produk ini belum dipasarkan secara massal karena harus melewati serangkaian pengujian teknis, mulai dari laboratorium hingga uji jalan.
Baca Juga: Ciri-ciri Pelat Nomor Motor yang Jadi Incaran Polisi di Operasi Zebra 2025
Ikhlas menjelaskan bahwa Bobibos memiliki dua jenis produk yang tengah dipersiapkan. Untuk produk berbahan bakar pengganti bensin, pihaknya cenderung menggunakan istilah biogasoline.
Sementara untuk produk kedua yang bertujuan jadi bahan bakar pengganti solar, pihaknya masih berdiskusi dengan tim EBTKE mengenai istilah yang paling tepat.
“Bobibos ini karena memiliki dua produk, maka produk yang pertama disebut sebagai biogasoline ya. Jadi Bobibos disebut sebagai biogasoline,” katanya.
Ia menambahkan, penentuan istilah dan klasifikasi sangat berkaitan dengan proses penyusunan standar teknis yang menjadi dasar pengujian.
Sebab, saat ini belum ada template parameter untuk biogasoline.