Selain itu, performanya diklaim mampu menempuh jarak lebih jauh dibanding bahan bakar solar konvensional yang beredar di pasaran.
Bobibos juga telah melalui sertifikasi resmi dari lembaga di bawah Kementerian ESDM, memastikan standar keamanan dan efisiensi sebelum digunakan secara luas.
Anggota DPR RI Mulyadi, penggagas inisiatif ini, menilai Bobibos menjadi langkah strategis menuju kedaulatan energi bangsa.
“Dulu kita berjuang menolak kenaikan harga BBM, kini saatnya kita melahirkan solusi. Indonesia harus berani bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi produsen energi terbarukan,” ujarnya di lokasi peluncuran.
Sementara itu, H. Amir Mahpud, pemilik PT Primajasa Perdanaraya Utama, menyatakan kesiapan menggunakan Bobibos pada armada bus yang beroperasi di Jabodetabek dan Jawa Barat.
“Kami siap menjadi perusahaan transportasi pertama yang menggunakan bahan bakar karya anak bangsa ini. Kalau dulu Hino bisa mendunia karena kemitraan strategis, saya yakin Bobibos juga bisa,” katanya.
Peluncuran Bobibos menjadi tonggak penting dalam sejarah energi nasional.
Dengan potensi bahan baku lokal, performa setara premium, dan emisi rendah, BBM ini diharapkan menjadi alternatif yang berdaya saing tinggi sekaligus solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan impor energi.