"Selepas dipastikan benar-benar bersih dari bensin, masukan bahan dapur yakni air cuka yang dicampur air hingga penuh.
Lalu didiamkan seharian, setelah itu dibilas dan kocok tangki pakai bensin.
Kemudian, kuras sampai bersih dan kering," tutur Sidik, mengutip GridOto.com.
Lalu kenapa air cuka yang dipilih?
Karena, asam cuka merupakan zat yang bersifat korosif terhadap banyak logam, membentuk gas hydrogen dan garam-garam asetat.
Garam asetat yang dihasilkan cuka mudah larut dalam air sehingga terjadi pengikisan.
Baca Juga: Gokil, Jumlah Pelanggar Lalu Lintas yang Terekam Kamera ETLE Melonjak 505 Persen
Selanjutnya terjadi kembali pembentukan garam asetat yang kemudian terkikis kembali.
Proses ini terus berulang sehingga dalam jangka waktu yang lama logam melarut dalam air.
Setelah proses itu semua selesai ada baiknya lapisi tangki dengan pelapis lantai (Epodur).
Karena menurut Sidik, cairan tersebut bersifat anti karat yang aman digunakan pada tangki dan dapat mencegah terjadinya korosi.