"Kerugian akibat pemalsuan busi merek NGK ini mencapai Rp 2 miliar. Kebanyakan peredarannya dari e-commerce atau toko online," tambahnya.
Untuk meminimalisir pemalsuan busi NGK, PT Nittera Mobility Indonesia langsung bergerak cepat.
Selain mengganti kemasan (packaging) dengan model baru dan disertakan nama Niterra pada bungkus busi, ada tambahan pengaman lain.
11 ribu busi NGK palsu berhasil disita PT Niterra Mobility Indonesia dan langsung dimusnahkan. (MOTOR Plus/ A. Ridho)
"Tahun 2023, NGK ganti nama perusahaan jadi PT Niterra Mobility Indonesia. Jadi pada bungkus busi NGK baru disertakan juga," lanjutnya.
Selain itu, pengaman yang tidak bisa dipalsukan oknum nakal adalah penambahan kode atau log number.
Pada kemasan busi NGK ditambahkan seperti kode atau barcode yang bisa discan dan hanya bisa dipakai satu kali.
"Jadi barcode atau log number yang ada pada kemasan busi NGK bisa discan, lalu hanya bisa dipakai satu kali pada setiap kemasan tersebut. Hal ini dilakukan agar pemalsuan bisa diminimalisir," tutup Ammar Gil.