Dengan begitu, akan memunculkan sejenis 'engine brake' seperti di motor sport atau bebek.
Teknik itu membuat laju motor menjadi lebih lambat sehingga meringankan kinerja rem.
Tidak hanya itu, Agus Sani juga menyarankan agar menggunakan kedua rem sebagai penahan.
"Gunakan rem depan dan belakang juga untuk menahan agar motor tidak nyelonong," tutupnya.