MOTOR Plus-online.com - Kasus kecelakaan yang menyebabkan kematian masih tinggi di kawasan ASEAN.
Indonesia sebagai negara yang paling banyak jumlah kendaraannya, ada di urutan berapa?
Ketua Dewan Pengawas Road Safety Association (RSA), Rio Octaviano, mengatakan Indonesia masih masuk dalam kelompok negara ASEAN dengan tingkat kematian lalu lintas yang tinggi.
Posisinya berada satu level dengan Vietnam dan Kamboja.
Polanya kurang lebih sama, yaitu motor menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan sekaligus menyumbang risiko terbesar.
"Di kelompok ini, pengguna jalan rentan, terutama pengendara motor, menjadi korban paling banyak," ujar Rio dikutip dari Kompas.com.
Rio mengatakan, pengguna jalan rentan, khususnya pengendara motor, menjadi korban paling banyak dalam kecelakaan lalu lintas.
Infrastruktur jalan pun masih banyak yang berorientasi pada kendaraan semata, bukan keselamatan.
Trotoar yang layak, fasilitas penyeberangan aman, pengendalian kecepatan, serta perlindungan bagi pengguna sepeda motor belum merata penerapannya, terutama di luar kota-kota besar.
Baca Juga: Pihak Leasing Kendaraan Bongkar Ciri Debt Collector Resmi dengan Gadungan
Rio mengatakan, kalau dibandingkan, Indonesia sebenarnya lebih siap secara regulasi dan kelembagaan dibanding Vietnam dan Kamboja.
"Aturan ada, program ada, inisiatif juga banyak. Masalahnya, skala Indonesia jauh lebih besar, penduduk banyak, kendaraan banyak, mobilitas tinggi," kata Rio, yang juga aktif di asosiasi parkir.