MOTOR Plus-online.com - Semakin banyak jumlah motor, maka ada peluang oknum untuk melakukan pemalsuan.
Bukan cuma oli, spare part seperti busi juga banyak palsunya.
Konsumen harus jeli dalam membedakan busi NGK palsu dengan yang asli.
Secara kemasan memang tidak ada bedanya antara busi palsu dengan busi asli.
Namun demikian, PT Niterra Mobility Indonesia selaku pemegang brand busi NGK terus melakukan update.
Biasanya bungkusan busi NGK ada keterangan PT Niterra Mobility Indonesia dan warna kemasan selalu diperbaharui.
Hal ini untuk menekan pemalsuan yang semakin marak, khususnya yang dijual di toko online.
Banyak efek buruk yang disebabkan penggunaan busi NGK palsu, salah satunya bisa merusak mesin.
Baca Juga: 5 Langkah Penting PT Niterra Mobility Indonesia Memberantas Peredaran Busi NGK Palsu
Ammar Gill dari AGPR Law Firm selaku Kuasa Hukum Nittera Mobility Indonesia menjelaskan lokasi persebaran busi NGK palsu paling banyak.
Menurutnya, kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) masih jadi daerah persebaran busi NGK palsu yang paling besar.
"Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) masih daerah yang paling besar," buka Ammar Gill, disela-sela pemusnahan busi NGK palsu, di kantor PT Niterra Mobility Indonesia, belum lama ini.
Selain itu, Niterra menduga persebaran busi NGK palsu juga ada di beberapa wilayah lainnya.
Hal ini terungkap dari hasil investigasi tim selama ini sampai bisa membongkar kasus pemalsuan produk busi NGK.
"Dari hasil investigasi tim kami, diduga peredaran busi NGK palsu cukup besar berada pada kota yang memiliki Pelabuhan," tambah Ammar Gill.
Menurutnya, busi-busi NGK palsu yang beredar di pasaran bukan buatan lokal (Indonesia) tapi barang impor.
"Barang-barang (busi NGK palsu) yang kami temukan bukan diproduksi di sini (Indonesia)," tegasnya.
Busi NGK palsu yang beredar di pasaran umumnya dijual dengan harga lebih murah.
Ammar mengingatkan pemilik kendaraan tidak mudah tergiur jika pedagang menjual busi NGK dengan harga yang murah.
Langkah antisipasi lainnya yakni membeli sparepart hanya di toko resmi atau official store untuk menghindari barang palsu.