MOTOR Plus-online.com - Razia gabungan Operasi Keselamatan 2026 resmi digelar serentak di seluruh Indonesia.
Operasi Keselamatan 2026 ini dilaksanakan selama dua pekan mulai 2 Februari sampai 15 Februari 2026.
Ada beberapa target anggota polisi di razia resmi ini ditujukan untuk pemotor dan pengemudi mobil.
Polda Metro Jaya melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya pada Senin (2/2/2026).
Apel ini menandai dilaksanakannya operasi kewilayahan bidang lalu lintas menjelang bulan Ramadhan.
Polda Metro Jaya turut melibatkan unsur TNI, Pemprov DKI Jakarta sebagai pemangku wilayah.
Operasi Keselamatan 2026 kali ini, Polda Metro Jaya menerjunkan 2.939 personel gabungan.
Ribuan personel tersebut berasal dari unsur TNI 80 personel, Satpol PP dan Dinas Perhubungan sebanyak 60 personel.
Baca Juga: Susul Pertamina, BBM RON 92 di SPBU BP, Shell dan Vivo Ramai-ramai Turun Harga
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwanto menjelaskan bahwa operasi tahun ini mengedepankan dua langkah penindakan yakni preemtif dan preventif serta didukung penegakan hukum yang humanis.
"Operasi Keselamatan 2026 bukan mencari kesalahan, tetapi membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama," tegasnya melansir tribtratanews.metro.polri.go.id.
Sasaran razia resmi kali ini menyasar pelanggaran beresiko tinggi seperti melawan arus, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm, penggunaan knalpot tidak standar (brong) dan TNKB (pelat nomor) tidak sesuai peruntukan.
Penundakan dilakukan melalui ETLE statis dan mobile, patroli drone Presisi serta penindakan manual di lapangan.