"Kemudian, selama berkendara, jaga ritme berkendara tetap santai, tidak perlu agresif, dan manfaatkan waktu istirahat jika mulai merasa mengantuk atau kurang fokus," kata Agus.
Menurutnya, memaksakan diri saat tubuh mulai lelah justru meningkatkan risiko kecelakaan.
Respons terhadap situasi darurat di jalan bisa melambat apabila konsentrasi menurun.
"Lebih baik berhenti sejenak daripada memaksakan diri karena kelelahan bisa menurunkan kemampuan kita bereaksi di jalan," ujarnya.
Dengan menjaga pola makan saat sahur, mengatur ritme berkendara, serta berani beristirahat ketika diperlukan, pengendara diharapkan dapat menjalani aktivitas selama Ramadan dengan tetap mengedepankan keselamatan.