MOTOR Plus-online.com - Pemalsuan oli mesin motor semakin marak, menyasar merek-merek terkenal.
Oknum pemalsu oli motor bukan hanya mendesain botol dan merek mirip dengan aslinya.
Pemalsu oli juga sudah bisa mendesain barcode palsu pada botol oli motor.
Barcode pada kemasan dibuat khusus untuk mengidentifikasi keaslian oli mesin.
Hal ini ditemukan pada oli AHM Oil MPX 2 di bengkel Nolimit Speed Cibinong, Jawa Barat.
"Saking penasarannya saya beli hanya ingin tahu ciri-ciri detailnya bagaimana," buka Abby Zaid Munawir, pemilik bengkel beberapa waktu lalu, melansir GridOto.com.
Setelah ditelusuri ternyata ada perbedaan antara AHM Oil MPX2 asli dengan yang palsu.
"Ciri-ciri detailnya kelihatan dari segelnya, yang asli itu rapi, terus di belakangnya ada nomor (identitas)," kata Abby.
Baca Juga: Penampakan Skutik Terbaru Suzuki 2026, Dibanderol Rp 23 Juta
"Kalau yang palsu berantakan segelnya, terus nomornya enggak jelas," jelasnya.
Abby juga memeriksa keaslian barcode oli bawaan motor Honda ini.
"Yang paling mudah untuk mengetahui lewat barcode, (yang asli) kalau discan langsung masuk ke website AHM," kata Abby.
Oli MPX2 palsu tidak ada nomor seri pada bawah tutup botol. (Istimewa)
"Kalau ini (oli yang palsu) discan masuk ke website enggak jelas," ujar Abby yang bengkelnya berada di Jalan Lingkungan 03, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Untuk scan barcode AHM Oil asli atau palsu kalian bisa gunakan aplikasi Motorku X.
"Pada saat konsumen melakukan servis silahkan cek AHM Oil yang digunakan melalui fitur scan oli di aplikasi Motorku X," sahut Noviyanto Fathony, Manager Astra Motor Yogyakarta.
Caranya, buka aplikasi Motorku X terlebih dahulu.
Oli MPX2 asli dilengkapi nomor seri pada bawah tutup botol. (Istimewa)
Kemudian klik tombol scan yang berada di halaman utama. Lantas arahkan ke QR atau barcode yang ada di botol AHM Oil.
Kalau asli, barcode yang ada di botol itu akan mengarah pada website https://ahm.to.