MOTOR Plus-online.com - Perhatikan kondisi kampas rem motor, jika sudah tipis atau habis segera ganti.
Kampas rem berfungsi untuk menghentikan laju motor.
Ada hal yang jarang diketahui pemilik, mengendarai motor terburu-buru ternyata bikin kampas rem cepat habis.
Ada beberapa faktor lain yang membuat kampas rem motor cepat habis.
Mulai dari komponen pendukung pengereman yang bermasalah, hingga kebiasaan salah saat mengendarai motor.
"Kampas rem cepat habis bisa disebabkan oleh berbagai faktor," buka Akang selaku Direktur Utama PT Mega Elig Indonesia, distributor kampas rem Elig di Indonesia, mengutip GridOto.com.
"Tipikal pemakai (gaya berkendara) juga bisa, ada yang yang santai ataupun terburu-buru," tambahnya.
Akang juga merinci gaya berkendara yang ternyata bikin kampas rem cepat habis.
Baca Juga: Larangan Mudik Pakai Motor, Pemprov Banten Gelar Mudik Gratis 2026
Seperti saat terburu-buru, pengendara cenderung melakukan pengereman keras ataupun late braking untuk mengurangi laju motor.
"Kebiasaan seperti late braking itu akan mempengaruhi usia pakai kampas rem," kata Akang.
Hal ini sering terjadi oleh bikers yang suka memacu motor dalam kecepatan tinggi.
Saat late braking, pengendara atau bikers akan menekan tuas rem sekeras-kerasnya supaya motor berhenti.
Padahal saat itu kondisi motor masih dalam kecepatan tinggi.
"Saat itu beban kerja rem menjadi sangat berat," kata Akang.
"Hal ini berbeda bebannya dengan yang suka bawa santai," tambahnya.
Selain itu, kebiasaan meletakan jari di atas tuas rem juga bisa membuat kampas rem cepat habis.
Pasalnya saat itu bisa saja bikers tidak sadar sedang menekan tuas rem padahal lagi tidak dibutuhkan.
Ketika tuas rem ditekan tentunya membuat kampas rem bergerak dan menekan piringan atau teromol.
Alhasil kampas rem motor jadi lebih cepat habis.