Find Us On Social Media :

Beda dari Jawa Tengah Pajak Kendaraan di Jawa Barat Tidak Naik, Tarif Angkot Ikut Turun

By Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:00
Di Jawa Barat tidak ada kenaikan pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, dibandingkan tahun 2025. (Tribunnews.com)

MOTOR Plus-online.com - Beberapa waktu lalu viral gerakan Stop Bayar Pajak di Jawa Tengah.

Gerakan ini ramai imbas penerapan opsen yang membuat tarif pajak mengalami kenaikan.

Namun berbeda dengan di Jawa Tengah, pajak kendaraan di Jawa Barat tidak naik.

Bukan itu saja, tarif angkutan kota (angkot) juga ikut diturunkan.

Melansir laman bapenda.jabarprov.go.id, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) memastikan seluruh layanan pemerintahan kembali berjalan normal mulai 2 Januari 2026, termasuk layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Kabar baiknya, tidak ada kenaikan pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, dibandingkan tahun 2025.

Selain itu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga dipastikan tetap, tanpa penyesuaian tarif.

“Kami sampaikan bahwa seluruh layanan pemerintah sudah mulai berjalan, termasuk layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Untuk kendaraan pribadi, roda dua dan roda empat, tidak ada kenaikan pajak, tetap seperti tahun 2025,” disampaikan Kang Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah di akun media sosial @dedimulyadiofficial.

Baca Juga: Bocoran Polisi, Begini Cara Bayar Pajak Motor Tanpa KTP Asli

Tak hanya mempertahankan tarif pajak kendaraan pribadi, Gubernur Dedi juga mengambil langkah pro-rakyat dengan menurunkan tarif pajak kendaraan pelat kuning.

Untuk angkutan penumpang, yang pada 2025 dikenakan tarif pajak 60 persen, kini diturunkan menjadi 30 persen.

Sementara itu, angkutan barang berpelat kuning yang sebelumnya dikenakan tarif 100 persen, kini diturunkan menjadi 70 persen.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap sektor transportasi umum dan logistik, sekaligus meringankan beban para pelaku usaha di Jawa Barat.