Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah taat membayar pajak kendaraan bermotor.
Menurut KDMv, pajak yang dibayarkan masyarakat menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan infrastruktur di Jawa Barat.
“Dari pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat, hari ini jalan-jalan di Jawa Barat menjadi mulus, lebih lebar, banyak yang dilengkapi trotoar, taman, penerangan jalan umum, drainase, hingga CCTV,” ungkap Dedi Mulyadi.
Gubernur Dedi menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan tersebut bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan karya kolektif seluruh warga Jawa Barat yang patuh membayar pajak kendaraan bermotor.
Baca Juga: Meluncur Skutik Mirip Yamaha Aerox Mesin 125cc, Dibanderol Cuma Segini
Dana pajak itulah yang memungkinkan pemerintah membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah.
Memasuki tahun 2026, Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat untuk terus melangkah bersama membangun daerah, sekaligus meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban pajak.
Bagi warga yang masih menunggak pajak kendaraan, Gubernur Dedi mengimbau agar segera melunasi kewajibannya.
“Jangan sampai motornya bagus, mobilnya bagus, gagah di jalan raya, tapi tidak mau bayar pajak,” imbau Dedi.
Kang Dedi Mulyadi juga mendoakan agar pajak yang dibayarkan masyarakat diganti dengan rezeki yang lebih besar, serta berharap masyarakat yang belum membayar pajak segera diberi kelapangan rezeki dan kesadaran untuk menunaikannya.
Dengan kebijakan ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap pembangunan daerah dapat terus berlanjut dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat sepanjang tahun 2026.