MOTOR Plus-online.com - Korlantas Polri resmi menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari.
Dari hasil catatan di lapangan, terjadi ratusan kecelakaan yang menyebabkan 17 orang meninggal.
Selain itu, akibat kasus kecelakaan tersebut kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Polri mencatat sebanyak 251 kejadian kecelakaan lalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada hari ke-11.
Data tersebut dihimpun dalam periode Minggu (22/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Senin (23/3/2026) pukul 06.00 WIB.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala mengatakan, ratusan kecelakaan tersebut mengakibatkan puluhan korban jiwa dan luka-luka.
“Polri mencatat 251 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, 28 orang luka berat, dan 48 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai lebih dari Rp 314 juta," kata Marupa dalam keterangannya, melansir Kompas.com.
Selain kecelakaan, Polri juga mencatat adanya pelanggaran lalu lintas selama periode tersebut.
Baca Juga: Silaturahmi Lebaran Tenang, Ini Jenis Kulit Jok yang Aman dari Cakaran Kucing
Tercatat sebanyak 11 pelanggaran, terdiri dari 5 pelanggaran melalui sistem tilang elektronik (ETLE) dan 6 pelanggaran non-ETLE, serta 5 teguran kepada pengguna jalan.
Marupa mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di tengah tingginya mobilitas selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Marupa.
Sementara itu, berdasarkan data volume lalu lintas pada Minggu pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, jumlah kendaraan yang keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 168.159 kendaraan.