Sudarmono menyebutkan bahwa pada usia enam hingga delapan tahun, Veda mengikuti kejuaraan motocross, sebelum beralih ke balapan road race saat berusia sembilan tahun dan terus menekuni bidang tersebut hingga kini.
Sebelum meraih prestasi internasional di Mugello pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, Veda lebih dulu ditempa di tempat sederhana, yakni area parkir Pasar Hewan Siyono Harjo, Playen, Gunungkidul.
Di lokasi tersebut, sang ayah rutin melatihnya sejak 2016.
Baca Juga: Kembaran Honda Vario, Skutik Kawasaki Brusky 125 Dijual Cuma Segini
Dari lintasan sederhana itu, kemampuannya mulai terasah, mulai dari motocross, Mini GP, hingga akhirnya fokus pada road race bersama Astra Honda Motor.
Tiga tahun setelah menjalani latihan intensif, Veda berhasil meraih gelar juara nasional di kelas pemula pada usia 11 tahun.
Prestasi tersebut menjadi titik awal perjalanan kariernya yang kini digadang-gadang sebagai calon bintang MotoGP masa depan.
Performa Veda semakin menonjol saat tampil di Asia Talent Cup (ATC).
Ia memulai debut pada 2021 dengan finis di posisi kedelapan klasemen akhir.
Musim berikutnya, ia naik ke peringkat ketiga, hingga akhirnya mencapai puncak pada 2023 dengan torehan 256 poin rekor tertinggi sepanjang sejarah ATC sejak digelar pada 2015.
Ia juga mencatat sejarah sebagai pembalap pertama yang meraih sembilan kemenangan dalam satu musim, pencapaian luar biasa yang diraih saat usianya baru 14 tahun.
Dominasi di Asia Talent Cup membuka jalannya menuju Red Bull Rookies Cup, kompetisi bergengsi sebagai gerbang ke MotoGP.
Pada musim debutnya di 2024, Veda berhasil meraih podium ketiga di Race 2 Austria.