MOTOR Plus-online.com - Pemilik Suzuki Burgman 125 EX segera ke bengkel untuk pengecekan kabel rem belakang.
Suzuki Indonesia mengumumkan program product quality update.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) senantiasa menempatkan aspek performa dan jaminan kualitas sebagai prioritas dalam setiap produknya.
Sebagai wujud nyata tanggung jawab tersebut, Suzuki secara resmi menjalankan program Product Quality Update yang ditujukan bagi pemilik sepeda motor Burgman 125 EX.
Melalui inisiatif ini, Suzuki mengundang pemilik kendaraan yang termasuk dalam kriteria tertentu untuk membawa kendaraannya ke Bengkel Resmi guna memastikan komponen kabel rem belakang (Rear Brake Cable) terpasang sesuai dengan spesifikasi teknis demi keamanan berkendara yang optimal.
Program ini menargetkan pemeriksaan terhadap sekitar 2.595 unit Burgman 125 EX yang dirakit oleh PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Tambun I dengan periode produksi 12 Juni 2025 sampai 23 Februari 2026.
Fokus pemeriksaan terdapat pada verifikasi serta penataan ulang jalur kabel rem belakang (Rear Brake Cable) untuk mencegah potensi penurunan performa suku cadang di masa mendatang.
Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menegaskan bahwa langkah ini merupakan prosedur standar Suzuki dalam menjaga kualitas produk di tangan konsumen.
Baca Juga: Antrean Panjang di SPBU Pertamina, Kementerian ESDM Pastikan Harga BBM Tidak Naik
“Kami menginformasikan adanya kebutuhan pemeriksaan pada jalur pemasangan rear brake cable Burgman 125 EX untuk memastikan fungsinya tetap bekerja sesuai standar. Oleh karena itu, kami mengambil langkah proaktif melalui program pemeriksaan ini agar konsumen dapat memastikan bahwa motornya aman. Kami telah membekali seluruh jaringan Bengkel Resmi dengan peralatan serta teknisi ahli yang siap menangani unit konsumen secara cepat dan tepat.”
Kampanye ini dilakukan sebagai langkah antisipatif atas potensi ketidaksesuaian jalur pemasangan rear brake cable yang belum sesuai standar.
Dalam kondisi tertentu, posisi kabel yang kurang optimal berisiko terjepit, sehingga dapat menyebabkan lapisan pelindung kabel mengelupas, berpotensi korosi dan dapat mengganggu kinerja sistem pengereman.
Meski demikian, kondisi ini dapat ditangani melalui pemeriksaan menyeluruh, penyesuaian jalur kabel sesuai standar, serta penggantian komponen apabila diperlukan.