Seluruh elemen ini membuat dinamika bagian belakang semakin mendekati karakter motor balap, dengan peningkatan grip serta respons yang lebih langsung antara ban belakang dan pengendara.
Sistem knalpot ganda titanium SC Project bergaya MotoGP turut disematkan untuk memaksimalkan performa dan menghadirkan suara khas balap.
Aprilia X 250TH juga mengusung sistem aerodinamika ground-effect yang dikembangkan dan dipatenkan oleh Aprilia Racing. (Aprilia Racing)
Aprilia X 250TH juga mengusung sistem aerodinamika ground-effect yang dikembangkan dan dipatenkan oleh Aprilia Racing. Desain fairing samping menghasilkan downforce saat menikung untuk meningkatkan grip dan stabilitas.
Baca Juga: Marco Bezzecchi dan Jorge Martín Bawa Aprilia Racing Berjaya di MotoGP Brasil
Seluruh panel fairing Aprilia X 250TH dibuat dari karbon oleh PAN Compositi dengan proses yang sama seperti pada motor MotoGP.
Downforce di lintasan lurus lima kali lipat lebih baik dibanding RSV4, meningkatkan stabilitas dan mengurangi wheelie, serta naik tiga kali lipat saat menikung untuk meningkatkan grip. Model ini juga tampil dengan livery “Stars and Stripes” yang terinspirasi dari bendera Amerika Serikat.
Mesin
Aprilia X 250TH dibekali mesin V4 65° berkapasitas 1.099 cc yang dikembangkan oleh divisi balap dengan spesifikasi balap SBK. Motor ini memiliki tenaga maksimum mencapai 240 hp pada 13.750 rpm (hingga 14.100 rpm), dengan torsi puncak 131 Nm pada 11.750 rpm.
Performa tersebut dicapai melalui pengembangan mesin V4 yang mencakup peningkatan rasio kompresi, penggunaan filter udara balap Sprint Filter dengan intake trumpets spesifikasi balap, knalpot ganda titanium SC Project, serta kopling kering STM.
Electronics
Sistem elektronik Aprilia X 250TH menggunakan control unit Aprilia Racing APX, hasil pengembangan dari sistem yang digunakan Max Biaggi bersama RSV4 di WSBK.
Unit ini memungkinkan pengaturan yang fleksibel sesuai gaya berkendara dan kondisi lintasan, termasuk front lift mitigation, tenaga, traction control, dan engine brake di setiap gigi, lengkap dengan GPS terintegrasi.