MOTOR Plus-online.com - Semua part atau komponen pada motor memiliki usia pakai.
Sama halnya dengan busi, ketahui tanda-tanda busi harus diganti baru.
Jangan sampai motor mogok di jalan dan bikin repot karena busi mati mendadak.
Seiring pemakaian, busi motor ini kinerjanya akan menurun.
Lalu, kapan sih sebaiknya busi motor itu harus diganti?
“Sebenarnya untuk memeriksa kondisi busi ada dua acara yaitu dari kondisi fisik dan capaian kilometer,” buka Technical Support PT Nittera Mobility Indonesia produsen busi NGK, Diko Oktaviano, melansir GridOto.
Menurutnya pengecekan fisik busi mengharuskan bikers harus membuka busi.
Memang agak repot, untuk gampangnya kalian bisa berpatokan pada capaian kilometer.
Baca Juga: MACI Siap Gelar JAWARA International Classic Bike Rally 2026
“NGK menyarankan untuk ganti busi setiap 6.000 Km pemakaian,” kata Diko.
Angka 6.000 Km untuk jadwal berkala ganti busi motor bukannya mengada-ada.
“Ganti busi per 6.000 km itu adalah hasil riset kami (NGK Busi Indonesia) dengan pabrikan motor dan mobil,” jelas Diko.
Ganti busi motor per 6.000 km ini bisa diterapkan juga untuk pengemudi ojek online.