Find Us On Social Media :

Waspada, Ini Cara Mengetahui Speedometer Vespa Matic Bekas Sudah Direset

By Selasa, 14 April 2026 | 08:00
Jangan langsung dibeli, perhatikan kondisi speedometer motor Vespa matic yang sudah direset. (lelang.go.id)

MOTOR Plus-online.com - Waspada sebelum membeli motor bekas Vespa matic.

Kadang ada oknum pedagang motor bekas mereset odometer, agar kilometernya jadi rendah.

Jangan gampang tergiur jika menemukan Vespa Matic bekas yang usianya lumayan tua, namun kilometernya rendah.

Soalnya, di pasaran banyak oknum nakal yang mereset odometer Vespa matic agar motor terlihat jarang digunakan.

Ada cara mudah untuk mengetahui speedometer Vespa matic bekas asli atau hasil reset.

Begini trik yang bisa diterapkan sebelum membeli Vespa matic bekas.

Speedometer Vespa matic bekas ternyata bisa menampilkan dua satuan jarak yaitu kilometer dan juga mil.

"Nah, ada pedagang yang mengubah jarak tempuh Vespa matic yang tadinya kilometer menjadi mil supaya angkanya tampak lebih kecil," buka Rahmat Luthfianto, Pemilik bengkel spesialis Vespa matic, Vesfun Scooter Garage mengutip GridOto.

Baca Juga: Bangkit Lagi, Bajaj Pulsar 180 2026 Resmi Mengaspal Harga Terjangkau

Pantas saja banyak pedagang Vespa matic nakal lakukan hal ini, soalnya 1 kilometer itu sama dengan 0,62 mil.

Jadi, kalau misalkan Odometer atau jarak asli Vespa matic 20.000 km ketika diubah menjadi mil hanya 12.400 mil saja.

Untuk menghindari hal itu, kalian harus perhatikan bagian odometer sebelum membawa pulang Vespa matic bekas.

"Perhatikan satuan setelah angkanya, kilometer atau mil," kata Rahmat.

"Kalau Mil biasanya tulisan setelah angka Odometernya itu kecil, enggak sebesar Km," tambahnya saat ditemui di bengkelnya yang berada di Jalan Raya Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Kalau menemukan Vespa matic yang jarak tempuhnya masih rendah, jangan lupa bandingkan dengan kondisi motor.

Cara yang paling mudah dengan melihat kondisi piringan atau rem cakram depan.

"Paling mudah dilakukan oleh pembeli bisa lihat kondisi kaki-kaki motor," sahut Yan Kardiyan, Pemilik bengkel spesialis perbaikan speedometer, Ramet Speed. "Misalnya pada ban, sokbreker maupun piringan," jelasnya.

Jika jarak tempuhnya asli masih rendah, kondisi ban dan piringan masih kelihatan tebal.

"Kalau angka di odometernya asli masih rendah pasti akan kelihatan pada ban atau piringan masih tebal," tuturnya.

Sedangkan hasil reset biasanya jarak tempuh pada speedometer masih rendah.

Namun kelihatan ban, piringan atau bahkan sokbreker seperti sudah digunakan lebih lama dari speedometernya.