Find Us On Social Media :

Jangan Asal Beli, Ini Perbedaan Biled, Lampu LED dan Mini Laser

By Senin, 27 April 2026 | 09:10
Headlamp motor sudah pasang projector biled. (GridOto)

MOTOR Plus-online.com - Tren lampu motor semakin berkembang, bohlam halogen mulai ditinggalkan karena jadul.

Banyak produk atau brand yang menawarkan jenis lampu motor modern dengan sorot putih dan tajam.

Bahkan menggunakan lampu model baru ini bisa jauh lebih terang saat perjalanan malam.

Ketahui perbedaan biled, lampu LED dan mini laser sebelum beli dan pasang di motor.

Denny Hartono, Chief Executive Officer PT Duromoto Jaya Indonesia, menjelaskan bahwa evolusi teknologi pencahayaan kendaraan memang berawal dari lampu pijar, kemudian halogen, hingga akhirnya masuk ke era LED.

“Kalau awal dulu kan lampu pijar, terus ada halogen, terus LED. Nah LED ini jenisnya juga macam-macam,” ujar Denny mengutip GridOto.

Ia menjelaskan, pada dasarnya lampu LED saat ini bisa dibedakan dari konstruksi dan sistem optiknya.

Ada yang masih mengandalkan reflektor saja, ada yang sudah menggunakan lensa, hingga kombinasi reflektor dan mekanisme tambahan.

Baca Juga: Suzuki Hayabusa 2026 Resmi Diluncurkan, Harganya Setara Innova Zenix Hybrid

Untuk tipe yang hanya memakai lensa tanpa reflektor konvensional, di pasar aftermarket lebih dikenal sebagai mini laser.

“LED itu ada yang hanya reflektor, ada yang lensa saja, itu biasa disebut mini laser,” jelasnya.

Karakter mini laser, lanjut Denny, umumnya menghasilkan sorotan cahaya yang lebih fokus karena memanfaatkan proyektor lensa.

Pola tembakannya cenderung lebih terarah dibanding LED reflektor biasa.

Selain itu, ada juga jenis yang menurut Denny merupakan pengembangan dari konsep mini laser, namun dengan karakter cahaya menyerupai biled.

Ia menyebutnya sebagai versi hybrid.

“Kalau yang pakai mangkok reflektor tapi tanpa solenoid, saya pribadi sebutnya hybrid. Low beam-nya pakai mangkok jadi cut off-nya seperti biled, tapi high beam-nya tanpa mangkok,” ujarnya.

Secara istilah, Denny mengakui belum ada penyebutan baku di industri untuk model tersebut.

Baca Juga: Akuisisi Saham EMP, Motul Tegaskan Komitmen di FIM EWC World Endurance Championship

“Saya sih sebutnya mini laser hybrid. Enggak ada penyebutan khusus sebenarnya, cuma menurut saya karena mini laser tapi cahayanya seperti biled,” tambahnya.

Sementara itu, biled sendiri merupakan sistem yang menggunakan mangkok reflektor sekaligus solenoid.

Mekanisme solenoid ini berfungsi mengatur perpindahan antara low beam dan high beam dalam satu proyektor, sehingga distribusi cahaya bisa berubah secara mekanis.

“Kalau biled itu mangkok plus solenoid,” tegasnya.

Lebih lanjut Denny menjelaskan, lini produk lampu tambahan Duromoto saat ini tersebar di kategori mini laser dan hybrid.

Untuk tipe mini laser, tersedia model X3 dan X1ME. Sementara di kategori hybrid ada MB1 dan dalam waktu dekat akan menyusul MB3.

“Yang mini laser ada X3 sama X1ME. Yang hybrid ada MB1, nanti ada MB3,” sebutnya.

Untuk produk biled murni, Duromoto saat ini belum memilikinya dalam lini reguler.

Namun, perusahaan memiliki produk hasil kolaborasi dengan OSRAM yang sudah mengusung teknologi biled sekaligus memiliki fitur waterproof.

“Yang biled kami belum ada sendiri. Adanya produk kolaborasi dengan OSRAM, itu yang murni biled waterproof,” pungkas Denny.