MOTOR Plus-online.com - Kabar mengejutkan datang dari tim Monster Energy Yamaha.
Pembalap andalannya Alex Rins dibuang alias tidak diperpanjang kontraknya.
Setelah membela tim balap asal Jepang tersebut selama tiga tahun, Rins tidak lagi jadi bagian tim Yamaha mulai musim depan.
Mantan pembalap Suzuki Ecstar itu mengaku waktunya belum maksimal selama mengembangkan mesin terbaru V4.
Alex Rins telah mengkonfirmasi bahwa 2026 akan menjadi tahun terakhirnya bersama tim pabrikan Yamaha di MotoGP.
“11 hari yang lalu, saya menelepon Massimo Meregalli, hanya panggilan biasa. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Ketika saya meneleponnya, saya langsung bertanya, apakah ada kabar terbaru? Dan dia tidak mengatakan apa pun. Jadi saya berkata, ‘Maio?’ Dia mengatakan kepada saya bahwa dia seharusnya tidak mengatakan apa pun tetapi dia akan memberi tahu saya karena dia memiliki hubungan yang baik dengan saya. Dia berkata, ‘jangan katakan apa pun sekarang, tetapi kami telah menandatangani kontrak dengan pembalap kedua.’” kata Rins, seperti dilansir MotoGP.com, Rabu (6/5).
Reaksinya setelah dirinya mengetahuinya kontraknya bersama Yamaha tidak diperpanjang adalah sedikit kecewa.
“Saat ini saya sedang tidak dalam kondisi yang baik karena berita ini. Tapi, Anda tahu, ketika saya di LCR, saya merasa sangat baik dan Yamaha datang, memberi saya tawaran, dan saya menerimanya karena saya pikir kami bisa melakukan hal-hal hebat bersama. Sejak saya menggunakan mesin empat silinder segaris, saya sedikit kesulitan, itulah kenyataannya, tetapi kemudian ketika mereka mulai menjelaskan proyek baru V4, saya merasa cukup baik karena saya memiliki peluang baru," tambahnya.
Baca Juga: Motor Listrik Sering Kena Terik Matahari Baterai Jadi Cepat Rusak?
Walaupun mendapat kabar kurang bagus soal karirnya bersama Yamaha, namun Rins tetap bersikap profesional di sisa kontraknya.
“Begitu saya mencoba motornya, motor itu memiliki beberapa keterbatasan – seperti yang semua orang lihat, tetapi ya, saya merasa sedikit lebih baik daripada dengan mesin empat silinder segaris. Tetapi mereka telah mengambil keputusan, jadi saya harus menghormatinya. Saya akan memberikan 100%, saya Alex yang sama yang menang dengan Suzuki atau Honda, dan masih ada 18 balapan di depan kita. Jadi kita akan berjuang habis-habisan.” paparnya lagi.
Rins mengaku bahwa dia adalah seorang profesional dan berjanji untuk terus memberikan 100% kemampuannya untuk proyek ini selama sisa waktu.
Ketika ditanya tentang pilihan untuk tahun depan, ia mengatakan bahwa ia benar-benar tidak tahu saat ini, tetapi bertujuan untuk tetap di MotoGP.
Lalu tentang kemungkinan pindah ke WorldSBK, pembalap asal Spanyol itu langsung memberikan penjelasan.
“Saya merasa perlu untuk tetap di sini dan saya masih memiliki banyak potensi di kejuaraan ini.” imbuhnya.
Yamaha sendiri dikabarkan telah menandatangani kontrak dengan pembalap kedua, yang menyiratkan bahwa ada juga pembalap pertama yang sudah menandatangani kontrak.
Rumor yang beredar adalah Jorge Martin dilaporkan di media sebagai pembalap pertama dan Ai Ogura baru-baru ini dilaporkan sebagai kemungkinan nama kedua.
Akankah rumor dua pembalap itu terbukti benar?
Waktu akan menjawab setelah komunikasi resmi dari tim dipublikasikan, dengan hanya beberapa pembalap yang telah dikonfirmasi untuk tahun 2027.