Find Us On Social Media :

Apa Benar Oli Mesin Motor Bisa Basi Kalau Kelamaan Disimpan?

By Jumat, 08 Mei 2026 | 09:10
Walaupun kemasan pudar oli mesin kendaraan tidak basi karena tidak ada tanggal expired. (GridOto)

MOTOR Plus-online.com - Banyak yang bingung, apa benar oli mesin motor bisa basi seperti makanan?

Oli yang sudah lama disimpan kemasannya akan pudar, apakah berpengaruh pada kualitas oli mesin tersebut.

Tidak sedikit pemilik motor menolak ketika diberi oli mesin yang kemasannya mulai pudar atau rusak.

Lalu bagaimana penjelasan ahli, apa benar oli mesin bisa basi?

Ivan Rastianto selaku Marketing Manager PT Wiraswasta Gemilang Indonesia (WGI) pabrikan oli mesin Evalube memberikan penjelasan.

Ternyata yang rusak disimpan lama itu hanya kemasannya, bukan pelumas atau oli mesinnya.

"Sebenarnya dalam produksi oli tidak punya masa expired (basi)," buka Ivan Rastianto, melansir GridOto.

"Tapi kalau sudah disimpan lama biasanya terlihat botolnya sudah menguning atau berubah warnanya," tambahnya.

Baca Juga: Cara Hitung Sendiri Pajak Motor Sebelum ke Samsat, Jadi Makin Paham

Meskipun kemasannya rusak, Ivan yakin enggak ada penurunan kualitas oli mesin yang sudah disimpan lama.

"Meskipun sudah menguning botolnya, kualitas oli yang sudah disimpan lama masih sama," kata Ivan.

Asalkan, kemasan oli tidak terbuka ataupun bocor yang memungkinkan udara atau cairan lain masuk ke dalam oli.

Oleh karena itu, teknik atau cara menyimpan oli mesin juga berpengaruh.

"Sebenarnya selama penyimpanannya benar enggak ada istilah basi," sahut Mukhib, pemilik toko yang jual khusus oli dan pelumas Kirana Berkah Abadi.

Misalnya botol oli tidak disimpan di tempat yang panas atau terkena air hujan langsung.

"Selama oli mesin disimpan dalam waktu yang lama dan tidak terkena sinar Matahari langsung atau hujan seharusnya oli mesin tidak akan basi," kata Mukhib.

Meskipun demikian, Mukhib mewanti agar mengocok botol oli mesin yang telah disimpan terlebih dahulu jika ingin digunakan.

"Sebelum dipakai, botol oli mesin dikocok terlebih dahulu," lanjutnya.

Tujuannya agar base oil dan zat aditif tercampur merata sebelum siap digunakan.