MOTOR Plus-online.com - Akhir pekan di Sirkuit Bugatti Le Mans ditutup dengan hasil bersejarah bagi Aprilia Racing, yang berhasil meraih hat-trick pertamanya di MotoGP.
Memulai balapan dari posisi ketujuh di grid, Jorge Martín menampilkan aksi comeback luar biasa yang membawanya meraih kemenangan pertamanya bersama Aprilia Racing, tepat 588 hari setelah kemenangan terakhirnya di MotoGP (Mandalika 2024).
Martín menutup akhir pekan di Le Mans dengan kemenangan ganda di sprint dan balapan utama, mengulang pencapaian yang juga ia raih di Le Mans pada 2024.
Selain itu, kemenangan hari ini menjadi kemenangan kesembilannya di kelas utama, sekaligus yang pertama tanpa memulai balapan dari dua baris terdepan.
Marco Bezzecchi, yang menjalani balapan dengan solid dan cerdas, melengkapi hasil finis satu-dua untuk tim pabrikan Aprilia.
Ini merupakan podium kelima beruntun bagi Bezzecchi sejak awal musim, menjadikannya pembalap pertama yang mencatatkan pencapaian tersebut sejak 2015 (sebelumnya diraih oleh Valentino Rossi).
Ai Ogura juga tampil impresif, pembalap Trackhouse MotoGP Team tersebut menyelesaikan balapan di posisi ketiga, melengkapi podium bersejarah all-Aprilia.
Baca Juga: Harga Honda BeAT Bekas Tahun 2020 Sisa Segini, Skutik Lincah Irit BBM
Bagi Aprilia Racing, ini merupakan hat-trick pertama dalam sejarah mereka di MotoGP, sekaligus double podium keempat tim pabrikan di kelas utama (setelah Montmeló 2023, Goîania 2026, dan COTA 2026), serta podium ketujuh secara beruntun di kelas utama.
Dengan kemenangan hari ini, Aprilia Racing telah mengoleksi 306 kemenangan di ajang Kejuaraan Dunia.
JORGE MARTÍN
“Saya sangat bahagia. Pada awalnya, saya tidak berpikir bisa bersaing untuk kemenangan, tetapi saya tidak pernah menyerah. Aprilia memberikan apa yang saya butuhkan, dan kepercayaan diri saya terus berkembang dari hari ke hari. Sekarang yang terpenting adalah terus bekerja ke arah ini agar bisa semakin berkembang.”
Aprilia Racing telah mengoleksi 306 kemenangan di ajang Kejuaraan Dunia. (Aprilia)