Find Us On Social Media :

Ducati MX Team Indonesia Dominasi Podium di Kejurnas Motocross Putaran Kedua di Karanganyar

By Senin, 18 Mei 2026 | 15:30
Ducati MX Team Indonesia kembali menunjukkan performa kompetitif pada sesi Race 1 dan Race 2 Kejurnas Motocross 2026 Putaran 2. (Ducati)

Berdasarkan hasil gabungan dari dua sesi balapan, Diva Ismayana berhasil menempati posisi kedua overall di putaran kedua Kejurnas Motocross 2026 dengan total raihan 45 poin.

Sementara Hilman Maksum berada di posisi ketiga dengan koleksi 42 poin.

Hasil ini menjadi tambahan poin penting bagi Ducati MX Team Indonesia dalam persaingan Kejuaraan Nasional Motocross 2026 musim ini.

Duet pembalap Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana dan Hilman Maksum. (Ducati)

Diva Ismayana – Riders Ducati MX Team Indonesia

“Pada race pertama, saya menjalani balapan dengan sempurna. Berhasil lepas dari rival dan membuat jarak yang lumayan jauh. Kondisi fisik saya pasca cedera juga sudah hampir 100 persen pulih. Sayangnya di race kedua saya mengalami kendala teknis di motor yang mengharuskan saya keluar-masuk pit dua kali dan membuang waktu yang banyak untuk memperbaikinya. Semoga balapan berikutnya semakin baik.”

Hilman Maksum – Riders Ducati MX Team Indonesia

“Saya senang bisa memberikan hasil yang konsisten di race pertama dan kedua ini. Saya merasa, kondisi fisik saya sudah lebih meningkat dibandingkan balapan-balapan sebelumnya. Hanya saja, saya perlu lebih banyak lagi untuk belajar start dengan baik, agar bisa lepas dan bisa meninggalkan traffic pembalap saat awal-awal balapan dimulai.”

Johny Pranata – Team Manager Ducati MX Team Indonesia

“Secara hasil, hari ini sebenarnya belum sesuai dengan yang kami targetkan setelah performa positif di hari sebelumnya. Terutama pada race kedua, dimana Diva mengalami kendala teknis yang cukup merugikan karena harus kehilangan banyak waktu di pit area saat sedang berada dalam persaingan memperebutkan juara. Hal ini tentunya akan menjadi evaluasi untuk tim secara keseluruhan, mulai dari tim teknis hingga para pembalap, agar kedepannya tidak terulang kembali.”