Find Us On Social Media :

Begal Tembak di Tempat Didukung Ahmad Sahroni, Demi Keamanan Warga

By Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:34
Perintah begal tembak di tempat yang tengah ramai mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Ahmad Sahroni)

MOTOR Plus-online.com - Beberapa hari ini ramai soal perintah tembak di tempat untuk pelaku begal motor.

Para pelaku begal harus diberi tindakan, jika membahayakan harus diambil tindakan tegas terukur.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menginstruksikan polisi di seluruh jajaran untuk menembak di tempat pelaku begal.

Instruksi itu disampaikan Helfi saat konferensi pers di Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).

"Tidak ada toleransi bagi pelaku begal, saya perintahkan kepada polisi seluruh jajaran untuk mengungkap tembak di tempat bagi pelaku begal," kata Helfi saat konpers di Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).

"Tidak ada toleransi dan ini kami buktikan, silakan jangan coba-coba Tapi yang jelas kami perintahkan seluruh jajaran tembak di tempat untuk pelaku begal karena meresahkan masyarakat," tegasnya.

Perintah tegas tembak di tempat untuk para pelaku begal mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.

Ahmad Sahroni meminta kepada polisi untuk menembak langsung pelaku begal di tempat.

Baca Juga: Perintah Begal Tembak di Tempat Berbuntut Panjang, Menteri HAM Langsung Bereaksi

Apalagi, kata Sahroni, saat ini sedang marak terjadi begal di sejumlah daerah, seperti Makassar, Lampung, dan Jakarta.

"Nah, ini juga menjadi concern ya, karena hal ini bukan di wilayah tertentu, misalnya di Makassar. Saya sudah menyampaikan itu ditindak untuk ditembak di tempat," ujar Sahroni di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, melansir Kompas.com.

Sahroni mengatakan, ada saja pihak-pihak yang menolak usulnya, seolah usulannya itu tidak baik.

Padahal, Sahroni berpandangan, tindakan tegas ini perlu diambil polisi demi keamanan warga.

"Nah, tapi kan ada pihak-pihak nih yang melakukan perlawanan seolah-olah ini tidak baik. Ini baik sekali karena untuk memberikan rasa aman dan nyaman warga di mana pun berada," jelasnya.

"Maka, saya menyampaikan itu, semua Polda harus menyikapi ini dengan tindak tegas, yaitu tembak di tempat," imbuh Sahroni.