MOTOR Plus-online.com - Semua komponen atau part yang ada pada motor memiliki usia pakai.
Jika sudah mulai aus atau rusak harus segera diganti.
Jangan tunggu kerusakan makin parah yang berakibat bertambahnya biasa servis.
Sama seperti part lain, kesehatan gir set (rantai dan gir) motor juga harus diperhatikan.
Jika kualitasnya sudah mulai menurut berpengaruh pada saat motor dikendarai.
Lalu kapan waktu ideal mengganti gir set motor?
Menurut buku petunjuk pemilik motor, pabrikan memberikan patokan penggantian komponen berdasarkan jarak tempuh atau kilometer.
Karena beberapa faktor pada motor pengguna, penggantian gir set juga bisa dilakukan lebih cepat sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Suzuki GN 160, Motor Kopling Retro Harganya di Atas W175 dan XSR 155
“Sesuai petunjuk pabrikan, masa pakai gir set di motor hingga 25.000 km. Tentu saja bisa lebih cepat karena tergantung dari pemakaian,” jelas Adih, Service Advisor Yamaha Mekar Bintaro, Jakarta Selatan, mengutip GridOto.
Patokan jarak tempuh tersebut untuk pemakaian normal.
Sebab gaya berkendara, jarak tempuh, rute harian serta beban yang dibawa mempengaruhi masa pakai gir set juga.
“Gaya berkendara agresif, jarak tempuh harian tinggi dengan medan beragam, dan mengangkut beban lebih membuat gir set perlu diganti lebih cepat,” ungkapnya.
Supaya lebih aman, disarankan untuk melihat langsung kondisi gir dan rantai dengan cara mengenali tanda gir set yang perlu diganti baru.
“Tandanya rantai gampang kendur dan tetap kendur meski sudah disetel paling kencang. Saat digerakkan, ada bagian rantai yang kaku,” lengkap Adih.
Selain itu, rantai aus ditandai dengan munculnya karat dan terasa oblak saat digerakkan ke kanan kiri dari gir motor.
Sedangkan untuk gir jauh lebih mudah untuk mengenali ciri keausannya, cukup dilihat saja karena mata gir yang aus terlihat runcing dan tajam.