Find Us On Social Media :

Pertalite Mulai Hilang dari SPBU, Kendaraan Modern Tidak Cocok Pakai Pertalite

By Kamis, 04 Juni 2026 | 09:02
Wacana pembatasan distribusi Pertalite kembali mencuat setelah sejumlah SPBU di wilayah Jabodetabek dikabarkan mulai tidak menyediakan BBM bersubsidi tersebut. (Instagram)

MOTOR Plus-online.com - Beberapa waktu lalu ramai soal hilangnya Pertalite dari SPBU Pertamina.

Pertamina sendiri menghadirkan konsep SPBU Signature, yang tidak lagi menyediakan Pertalite.

Mulai tidak dijualnya Pertalite menimbulkan reaksi beragam di masyarakat.

Sementara itu, pengamat menjelaskan kalau jenis BBM subsidi tersebut tidak cocok dipakai untuk kendaraan modern.

Wacana pembatasan distribusi Pertalite kembali mencuat setelah sejumlah SPBU di wilayah Jabodetabek dikabarkan mulai tidak menyediakan BBM bersubsidi tersebut.

Di tengah polemik itu, pengamat menilai skema subsidi energi di Indonesia memang sudah seharusnya dibenahi agar lebih tepat sasaran.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri, mengatakan subsidi BBM idealnya diberikan kepada orang yang berhak menerima bantuan, bukan melekat pada jenis bahan bakarnya.

“Subsidi seharusnya melekat pada orang bukan pada barang, sehingga golongan masyarakat mampu memang tidak berhak membeli BBM bersubsidi,” kata Tri mengutip Kompas.com.

Baca Juga: Operasi Patuh 2026 Digelar 14 Hari, Polisi Target Penindakan Tilang ETLE

Menurut dia, pola subsidi berbasis komoditas seperti saat ini membuat banyak kelompok masyarakat mampu tetap menikmati BBM murah, meskipun secara ekonomi tidak layak menerima bantuan dari negara.

Tri juga menilai Pertalite sebenarnya tidak lagi cocok digunakan secara luas pada kendaraan modern.

Sebab, kualitas BBM tersebut disebut belum memenuhi standar emisi Euro-4 untuk mobil dan Euro-3 pada sepeda motor.

“Pertalite memang seharusnya dibatasi hanya untuk masyarakat tidak mampu, karena bensin itu tidak sesuai dengan regulasi Euro-4 untuk mobil dan Euro-3 untuk sepeda motor. Kalau itu dilakukan mestinya polusi udara berkurang dan masyarakat semakin sehat,” ujarnya.