Find Us On Social Media :

Baru Tahu, Begini Efek Sering Campur Pertalite dengan Pertamax

By Minggu, 21 Juni 2026 | 10:56
Waspada efek yang muncul akibat kebiasaan mencampur Pertalite dengan Pertamax di motor. (Aong Ulinnuha/MOTOR Plus)

MOTOR Plus-online.com - Sering dilakukan pemilik motor mencampur Pertalite dengan Pertamax.

Apalagi saat ini harga Pertamax melambung hingga Rp16.250 per liter.

Untuk menekan pengeluaran, tidak jarang pemilik motor beralih membeli Pertalite yang biasanya mengisi Pertamax.

Ada juga yang mengisi Pertamax karena antrean Pertalite sangat panjang.

Akhirnya, kendaraan yang sudah isi Pertalite harus diisi Pertamax.

Ada efek yang muncul jika keseringan mencampur Pertamax dengan Pertalite.

Dr. Ing. Zaenuri, Ahli Motor Bakar Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan penjelasannya.

Menurutnya, pencampuran jenis bensin seperti Pertalite (oktan 90) dengan Pertamax (oktan 92) atau Pertamax Turbo (oktan 98) bisa mempengaruhi proses pembakaran di ruang bakar.

Baca Juga: Meluncur Aprilia SR 125 Tribute Edition, Bergaya Militer Dijual Murah

"Oktan yang terkandung (di bensin) berfungsi sebagai lamanya waktu bensin bisa terbakar," terang pak Yusmelansir GridOto.

Saat dicampur, nilai oktan yang ada pada bensin dengan oktan lebih tinggi akan menurun saat dicampur dengan bensin beroktan lebih rendah.

Untuk bensin dengan oktan lebih rendah, pak Yus menjelaskankalau belum tentu mengalami peningkatan nilai oktan signifikan saat dicampur dengan bensin beroktan lebih tinggi.

"Seharusnya nilai oktan tinggi bisa memiliki ketahanan detonasi lebih baik dan bisa terbakar sempurna dalam kompresi ruang bakar," ujar pak Yus.

"Karena nilai oktannya berubah, jadi ada potensi mesin detonasi, performa dari ledakan pembakarannya juga berkurang," sambungnya.

Selain berpotensi mempengaruhi angka oktan, menurut pak Yus mencampur bahan bakar berbeda jenis juga akan berpengaruh pada fungsi kandungan aditif yang umumnya ada di bensin dengan nilai oktan lebih tinggi.

Seperti pada bensin jenis Pertamax dan Pertamax Turbo memiliki kandungan aditif seperti PERTATEC yang punya kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin.

"Kalau dicampur konsistensi aditif yang ada jadi berkurang, fungsinya menurun," tutupnya.

Dengan begitu, bahan bakar yang dicampur cenderung membuat hasil pembakaran jadi kotor.