Find Us On Social Media :

Investasi Lebih dari Rp 1 Triliun, ALVA Siap Jadi Kendaraan Listrik Utama

By Selasa, 23 Juni 2026 | 20:07
ALVA menyiapkan fondasi ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir melalui investasi jangka panjang lebih dari Rp 1 triliun. (ALVA)

MOTOR Plus-online.com - ALVA Investasikan lebih dari Rp1 triliun dalam 4 tahun, siap jadi kendaraan listrik utama di Indonesia.

Sebagai produsen motor listrik pertama asal Indonesia yang telah menerima penghargaan dari Kementerian ESDM sebagai penyedia SPKLU terbaik untuk kendaraan roda dua, ALVA membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi yang mencakup produk, charging, layanan purna jual, dan model kepemilikan yang lebih fleksibel.

Sejak awal pengembangannya di tahun 2022, ALVA menyiapkan fondasi ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir melalui investasi jangka panjang lebih dari Rp 1 triliun.

Investasi ini digunakan untuk membangun fasilitas produksi di Cikarang, pengembangan riset dan teknologi (RnD) dengan IP lokal, serta ekspansi jaringan ALVA Experience Center (AEC) di 10 lokasi di Indonesia.

Dari sisi manufaktur, pabrik ALVA di Cikarang telah mengantongi:

- ISO 9001 :2015 (Manajemen Kualitas)

- ISO 140001:2015 (Manajemen Lingkungan)

- Sertifikasi INDI 4.0 dari Kementerian Perindustrian

Baca Juga: Motor Listrik ALVA Hilang Jangan Panik, Lacak Pakai Fitur Anti Theft

“Transisi menuju kendaraan listrik membutuhkan kesiapan ekosistem yang menyeluruh. Bagi ALVA, membangun motor listrik tidak berhenti pada produk, tetapi juga mencakup manufaktur, teknologi, charging, layanan purna jual, hingga model kepemilikan yang memberikan rasa aman bagi konsumen yang mengandalkan motor listrik ALVA sebagai kendaraan utama,” ujar Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer ALVA.

ALVA menghadirkan lini motor listrik ALVA ONE, ALVA CERVO, dan ALVA N3 Next Gen untuk mendukung mobilitas harian masyarakat.

Pada ALVA N3 Next Gen, misalnya, pengguna mendapatkan jarak tempuh hingga 140 km dalam sekali pengisian, top speed hingga 80 km/jam, serta teknologi Boost Charge yang memungkinkan pengisian daya dari 10% ke 50% dalam waktu kurang dari 25 menit.

Fitur seperti Hill Start Assist dan Hill Descent Assist juga disematkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara diberbagai kondisi jalan.

Untuk mendukung penggunaan motor listrik sebagai kendaraan utama, jaringan Boost Charge Station ALVA kini tersedia melalui lebih dari 350 konektor di berbagai lokasi, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sekitar 150 konektor pada akhir 2025.

Ekosistem ini juga didukung jaringan aftersales partner, Customer Service, dan Roadside Assistance 24/7.

“Keberhasilan adopsi motor listrik sangat bergantung pada rasa percaya konsumen. Karena itu, ALVA terus memperkuat titik-titik yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, mulai dari jarak tempuh, charging, ketahanan baterai, layanan setelah pembelian, hingga kemudahan kepemilikan,” tambah Adit.

Dengan fasilitas produksi tersertifikasi, lini produk berteknologi, lebih dari 350 konektor Boost Charge Station, layanan purna jual, serta skema kepemilikan fleksibel, ALVA menegaskan kesiapan industri motor listrik nasional untuk mendukung adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan. (ALVA)

ALVA juga menghadirkan garansi baterai hingga 4 tahun pada ALVA N3 Next Gen serta skema BEBAS PAS dengan biaya langganan mulai Rp125.000 per bulan sesuai penggunaan.

Baca Juga: Ramaikan IIMS Surabaya 2026, ALVA Tebar Promo Spesial dan Hadiah Menarik

Berdasarkan data RUPS PT Indika Energy Tbk, penjualan ALVA tumbuh 52,9% secara tahunan, dari 2.948 unit pada 2024 menjadi 4.508 unit pada 2025.

Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap ekosistem kendaraan listrik yang dibangun ALVA.