Find Us On Social Media :

Harga Minyak Mentah Anjlok, Pertamina Bahas Rencana Penurunan Harga Pertamax

By Senin, 29 Juni 2026 | 09:28
Pertamina sendiri tengah melakukan pembahasan untuk menurunkan harga Pertamax. (Kompas.com)

MOTOR Plus-online.com - Konflik AS dan Iran mereda berimbas pada harga minyak mentah dunia yang kembali turun.

Hal ini menimbulkan desakan pada penurunan harga Pertamax cs.

Saat ini Pertamax dibanderol Rp16.250 per liter, Pertamax Green Rp17.000 per liter dan Pertamax Turbo Rp20.750 per liter.

Pertamina sendiri tengah melakukan pembahasan untuk menurunkan harga Pertamax.

Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mendorong jajaran direksi untuk membahas penurunan harga BBM nonsubsidi alias Pertamax Cs secara bertahap mulai awal Juli.

Menurutnya, arahan itu menyusul harga minyak mentah (crude oil) yang mulai turun seiring kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dengan Iran belum lama ini.

“Yang pasti kami dari jajaran dewan komisaris mendorong direksi manajemen untuk segera menyesuaikan dengan harga minyak yang di dunia sudah mulai turun,” katanya, Jumat (26/6).

Ia menyebut, harga BBM nonsubsidi yang saat ini berlaku ditetapkan berdasarkan harga crude oil beberapa waktu lalu yang mengalami kenaikan dengan rata-rata 80 dolar AS per barel imbas perang di Kawasan Teluk.

Baca Juga: Baru Ganti Sil, Oli Sokbreker Motor Masih Rembes, Ini Biang Keroknya

Sementara, data The Economics mencatat, harga minyak mentah WTI saat ini terpantau di 71 dollar AS per barel.

“Kami sedang memformulasikan, mendiskusikan. Yang jelas harga minyak hari ini kan diprosesnya bulan kemarin,” ujarnya.

Meski harga minyak mentah sudah turun, Iwan menuturkan, Pertamina tak bisa langsung menurunkan harga BBM nonsubsidi dalam waktu yang sama.

Sebab, BBM yang saat ini beredar menggunakan stok pembelian saat harga minyak dunia masih tinggi.