MOTOR Plus-online.com - Libur panjang waktunya pergi ke tempat wisata atau pulang kampung.
Tapi harus diperhatikan khusus pemilik motor listrik yang akan liburan dalam waktu lama.
Kondisi baterai motor listrik sebelum ditinggal liburan harus dicek, agar tidak ngedrop atau rusak.
Sebaiknya berapa persen sisa baterai sebelum ditinggal liburan?
Sama seperti motor bensin, motor listrik yang menggunakan baterai tidak bisa ditinggal begitu saja di rumah.
"Seandainya mau berpergian jauh atau meninggalkan motor dalam waktu lama, pastikan kondisi baterai minimal terisi 60 persen," buka Cahya Augusta Harianto, Vice President Of Engineering ALVA mengutip GridOto.
"Supaya Ketika motor akan digunakan lagi nanti, kondisi baterai enggak nol (kosong) banget," tambahnya.
Menurut Cahya, dengan adanya daya yang cukup membuat baterai masih punya daya untuk menghidupkan sistem kembali saat sewaktu-waktu dibutuhkan.
Baca Juga: Tips Beli Yamaha Mio Bekas, Jangan Sampai Bolak-balik Masuk Bengkel
"Kalau kondisi baterai 60 persen bisa tahan sampai 20 harian (tidak digunakan)," jelas Cahya.
Serupa dengan motor bensin, beberapa motor listrik masih menyedot baterai meskipun sudah dimatikan.
"Pasalnya saat kondisi motor listrik mati enggak sepenuhnya full shut off (mati total)," kata Cahya.
"Karena IOT (Internet Of Things) masih mengirim data," jelasnya.