Find Us On Social Media :

Begini Komentar Bahlil Soal Kemungkinan Harga Pertamax Turun

By Rabu, 01 Juli 2026 | 09:15
Bahlil menyatakan, belum ada kepastian apakah harga Pertamax pada bulan Juli 2026 akan mengalami penurunan harga atau tidak. (Kompas.com)

MOTOR Plus-online.com - Konflik AS-Iran mulai mereda dan berimbas pada turunnya harga minyak mentah dunia.

Ada kemungkinan harga Pertamax series yang meroket kembali turun.

Saat ini Pertamax dijual Rp16.250 per liter, Pertamax Green Rp17.000 per liter dan Pertamax Turbo Rp20.750 per liter.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia langsung memberikan tanggapan soal kemungkinan harga Pertamax turun.

Bahlil menanggapi potensi penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, seiring tren penurunan harga minyak dunia.

Harga minyak mentah Brent terpantau sudah turun ke level 70 dollar AS per barrel, setelah sebelumnya pernah di atas 120 dollar AS per barrel sejak perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran mencuat akhir Februari 2026.

Bahlil menyatakan, belum ada kepastian apakah harga Pertamax pada bulan Juli 2026 akan mengalami penurunan harga atau tidak.

Menurutnya, perkembangan lebih lanjut perlu dilihat.

Baca Juga: Harga Pertalite dan Solar Naik atau Tidak? Begini Kata Bahlil Lahadalia

Ia bilang, penyesuaian harga harus dilakukan secara adil, mengingat harga Pertamax sempat tidak mengalami kenaikan selama dua hingga tiga bulan, meski harga minyak dunia saat itu trennya meningkat.

"Kita lihat saja. Kita juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik dua bulan lebih, hampir tiga bulan, kan enggak kita naikkan (Pertamax). Masa baru naik 2-3 minggu, teman-teman sudah tanya itu," kata Bahlil di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/6/2026) mengutip Kompas.com.

Penyesuaian harga memang umumnya dilakukan secara berkala oleh badan usaha SPBU, tak terkecuali Pertamina.

Setidaknya setiap awal bulan dilakukan penyesuaian harga dengan mengacu pergerakan harga minyak dunia.