Hal-hal di atas jika tidak diperhatikan pemilik motor, maka oli akan berkurang.
Ujung-ujungnya motor yang dipakai dituduh tidak bagus atau seiring berkurangnya volume oli di dalam mesin atau vampir oli.
"Pemilik motor sering ganti merek oli termasuk kekentalannya (SAE). Pemilik motor harus mengikuti saran pabrikan oli motor apa yang sesuai. Jadi jangan asal ganti yang berujung pada susutnya oli mesin karena tidak sesuai saran pabrikan," terang Andi Oppe kepada MOTOR Plus, beberapa waktu lalu.
Selain itu ayah satu anak ini menambahkan pemakaian motor harus diukur jarak tempuhnya.
Baca Juga: Motor Kopling Baru Resmi Meluncur, Harga Murah Cuma Rp15 Jutaan
Misalkan dalam satu hari jalan 50 kilometer, bolak balik rumah tempat kerja total 100 kilometer, tidak sampai satu bulan oli akan menguap.
Masalah lainnya, apakah semua pemilik motor tahu berapa lama memanaskan mesin motor yang baik.
"Hal-hal di atas terlihat simpel atau biasa tapi menjadi salah satu penyebab oli motor susut atau berkurang. Saya pernah meriset titik didih atas 130 derajat oli pasti menguap. Ketika mesin dingin terjadi sublimasi (menguap) dan ini juga bisa menyebabkan oli rusak," tambahnya.
ebelum memvonis motor matic vampir oli pastikan dulu kebutuhan oli sesuai saran pabrikan misalkan SAE 10-30 atau lainnya.
Kemudian penggunaan motor sehari-hari berapa jauh jarak yang ditempuh dan diakumulasikan jarak total selama sebulan.
Periode pergantian oli motor harus lebih cepat jika dipakai setiap hari dengan jarak di atas 50 kilometer termasuk tingkat kemacetan jalan untuk menghindari penyusutan oli yang bisa menyebabkan kerusakan mesin.