Find Us On Social Media :

Pertalite Dicampur Pertamax Turbo RON Langsung Naik, Ahli ITB Ungkap Faktanya

By Senin, 13 Juli 2026 | 09:11
Pertalite dicampur Pertamax Turbo diyakini bisa meningkatkan RON menjadi lebih tinggi. (Kolase MOTOR Plus)

MOTOR Plus-online.com - Untuk meningkatkan RON atau oktan BBM, tidak sedikit pemotor yang mencampur beberapa jenis bensin.

Pertalite dicampur Pertamax Turbo diyakini bisa meningkatkan RON menjadi lebih tinggi.

Hitungannya seperti ini:

Peralite RON 90 + Pertamax Turbo RON 98 = 90 + 98 = 188/2 = RON 94

Secara mutu angka oktan atau RON jadi di atas Petamax 92.

Namun, dibalik nilai RON yang bertambah itu ada efek jangka panjangnya yang akan dialami oleh mesin.

Apakah benar cara tersebut, ahli ITB ungkap fakta sebenarnya.

Menurut Prof. Tri Yuswidjajanto, dosen teknik mesin ITB dan juga peneliti LAPI ITB, penggabungan dua BBM ini jelas dapat menimbulkan Harm Effect.

Baca Juga: Gandeng Honda, Yamaha Resmi Luncurkan 2 Motor Listrik Baru

Jelas saja, karena dalam setiap BBM itu bukan hanya terdapat kandungan aditif oktan saja, namun ada banyak jenis bahan kimia yang terkandung.

Bisa saja, nilai oktan naik tapi malah aditif detergen dalam BBM tersebut terjadi penurunan.

"Misal begini,Pertalite dengan aditif detergen sedikit, lalu Pertamax Turbo mempunyai aditif detergen banyak." terangnya kepada MOTOR Plus, beberapa Waktu lalu.

"Jika digabungkan antara Pertalite dan Pertamax Turbo, aditif detergen yang ada di Pertamax Turbo menjadi turun." tambahnya.

"Dengan begitu, menjadi kurang optimum dan muncul harm effect," jelas Prof. Yus, sapaan akrabnya.

Munculnya harm effect itu justru malah membuat pengeluaran yang lebih banyak jika digunakan secara terus menerus.

"Deposit pada katup isap akan meningkat yang bisa menghalangi masuknya campuran bahan bakar dan udara ke ruang bakar."

"Bisa juga katup macet, lalu tertabrak piston menyebabkan piston berlubang atau katup isap bengkok." lanjutnya.

Baca Juga: Ini Biang Kerok Rem Motor Jadi Keras dan Kurang Pakem, Waspadalah

"Bila terjadi seperti itu, maka perbaikannya bisa lebih mahal dari penghematan yg didapat," ungkapnya.

Menurut Prof. Yus, aditif detergen ini juga sama pentingnya dengan kandungan oktan di bahan bakar.

"Aditif detergen itu mencegah terbentuknya kerak pada katup isap, injektor dan ring piston yang dapat mencegah terjadinya harm effect tadi," tutup Prof. Yus.