Find Us On Social Media :

Hadir Sejak 1946, Cerita Artis, Pemilik dan Anggota Komunitas Vespa di Indonesia

By Jumat, 17 Juli 2026 | 18:18
Bagi Omesh, figur publik sekaligus pencinta Vespa, detail menjadi salah satu hal penting dalam melihat Vespa sebagai koleksi. (PID)

MOTOR Plus-online.com - Selama delapan dekade, Vespa telah hadir lebih dari sekadar kendaraan roda dua. Vespa merupakan ikon desain, gaya hidup, dan ekspresi diri yang terus bertahan hingga kini.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1946, Vespa telah membangun warisan yang terus melekat lintas generasi, termasuk di Indonesia, melalui cerita para pengendaranya yang penuh antusiasme, serta nilai yang tumbuh dari memori, daya tarik sebagai cerita dari setiap produk, dan gaya hidup yang terbentuk di sekitarnya.

Ketertarikan yang berawal dari desain khas atau pengalaman berkendara yang unik seringkali berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.

Vespa tidak hanya menjadi merek atau produk yang diminati di pasar, tetapi juga membuka jalan menuju berbagai koneksi bermakna dan pengalaman yang dapat dinikmati bersama.

“Vespa selalu memiliki tempat istimewa bagi para pengendaranya karena menawarkan nilai yang melampaui fungsi mobilitas. Melalui desain yang tak lekang oleh waktu, karakter yang khas, dan pengguna yang dinamis, Vespa menjadi bagian dari ekspresi diri, mulai dihidupkan hari ini, dirawat seiring waktu, dan diteruskan lintas generasi. Hal inilah yang membuat Vespa tetap relevan, baik sebagai sebuah ikon maupun aset emosional dari generasi ke generasi.” terang Ayu Hapsari, PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia.

Mulai dari model klasik hingga modern, Vespa tetap mempertahankan identitas visual yang khas dan mudah dikenali.

Konsistensi tersebut membuat Vespa tidak sekadar menjadi kendaraan yang mengikuti tren, tetapi sebuah ikon yang terus terasa relevan dari waktu ke waktu.

Di sisi lain, daya tarik sebagai barang koleksi turut memperkuat pesona Vespa. Setiap vespa pasti mempunyai cerita masing-masing, baik dari brand Vespa sendiri ataupun dari pengendaranya.

Baca Juga: Parade Vespa Terbesar Sepanjang Sejarah, 25.000 Vespa dari 67 Negara Padati Kota Roma

Maka dari itu ada beberapa unit menjadi beberapa faktor penting yang dapat membuat model tertentu semakin bernilai. Dalam konteks ini, merawat Vespa juga berarti menjaga cerita dan nilai yang melekat pada setiap unitnya.

Bagi Omesh, figur publik sekaligus pencinta Vespa, detail menjadi salah satu hal penting dalam melihat Vespa sebagai koleksi.

“Kalau bicara soal harga, selain edisi terbatas, latar belakang dari seri Vespa tertentu juga menjadi salah satu pertimbangan. Kelengkapan aksesori juga penting. Semuanya harus orisinal, mulai dari kunci, sertifikat jika ada, boks, hingga aksesori, dan seluruhnya harus dirawat dengan baik,” ujarnya.

Sedangkan menurut Faishal, nilai Vespa semakin terasa setelah ia lebih lama mengenal ekosistem dan komunitas Vespa.

“Awalnya saya tidak terlalu memikirkan harga jual kembali. Namun, setelah semakin lama berada di dunia Vespa, apalagi setelah bergabung dengan komunitas, saya mulai menyadari bahwa Vespa lebih dari sekadar sepeda motor. Nilainya bisa dibentuk oleh banyak faktor, mulai dari model yang khas, aksesori langka, hingga komunitas yang terus menjaga minat terhadap Vespa. Dari situ, saya mulai melihat bahwa depresiasi Vespa secara umum lebih rendah dibandingkan kendaraan lain, bahkan beberapa model tertentu dapat mengalami peningkatan nilai, sesuatu yang relatif jarang ditemui baik di industri otomotif maupun fashion atau industri lain,” lanjutnya.

Mulai dari model klasik hingga modern, Vespa tetap mempertahankan identitas visual yang khas dan mudah dikenali. (PID)

Pengalaman Omesh dan Faishal menunjukkan bahwa nilai Vespa berawal dari hubungan personal yang dibangun oleh pemiliknya. Cerita dan pengalaman yang melekat pada setiap unit kemudian mendorong pemilik untuk merawat kondisi, menjaga orisinalitas, dan mempertahankan karakter Vespanya.

Ketika hal tersebut dilakukan secara kolektif oleh para pemilik dan komunitas, relevansi Vespa di pasar pun terus terjaga, dengan nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu.

Selain desain dan daya tarik sebagai koleksi, komunitas menjadi bagian penting dalam ekosistem Vespa. Komunitas menyediakan ruang bagi para pemilik untuk berbagi cerita, pengalaman berkendara, rekomendasi perawatan, hingga informasi mengenai model-model yang sedang diminati. Interaksi tersebut membantu menjaga Vespa tetap hidup, relevan, dan terus bernilai di kalangan pencintanya.

Baca Juga: Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi Dapat Gelar Baru dari Menlu Italia

“Hal pertama yang kita dapatkan dari komunitas adalah lingkaran pertemanan baru. Kita bertemu dengan banyak orang dari latar belakang yang berbeda, saling bertukar cerita, dan belajar hal-hal baru. Dari hubungan tersebut, kadang muncul juga koneksi, peluang usaha, pekerjaan, atau kesempatan lain yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, yang didapat bukan hanya pengetahuan dan pengalaman tentang Vespa, tetapi juga jaringan dan hubungan yang bisa berkembang ke berbagai sisi kehidupan.” papar Khairil, salah satu anggota komunitas Vespa di Indonesia.

Kehadiran komunitas juga membantu membangun rasa percaya dalam ekosistem Vespa.

Melalui jaringan yang aktif, para pemilik dapat lebih memahami nilai sebuah unit, menjaga kondisi kendaraannya, hingga menemukan peluang ketika model tertentu sedang banyak dicari.

Dengan demikian, komunitas tidak hanya memperkaya pengalaman kepemilikan, tetapi juga turut menjaga relevansi dan nilai Vespa dari waktu ke waktu.

Kebersamaan ini juga terasa di jalan melalui sapaan klakson dan kebiasaan saling menyapa antara pengendara Vespa klasik maupun modern, bahkan saat belum saling mengenal. Interaksi sederhana tersebut menciptakan camaraderie khas yang menjadi bagian dari pengalaman berkendara Vespa.

Vespa menawarkan pengalaman yang melampaui sebuah kendaraan biasa. Nilainya tidak hanya terletak pada potensi harga di pasar sekunder, tetapi juga pada kesenangan berkendara, rasa bangga, serta pengalaman gaya hidup yang hadir bersamanya.

“Saya memilih Vespa karena sejak awal desainnya langsung menarik perhatian dan terasa cocok untuk digunakan sehari-hari. Tampilannya clean, stylish, tetapi tetap membawa karakter khas Vespa, sehingga sesuai dengan berbagai aktivitas saya. Bagi saya, Vespa ini bukan hanya tentang mobilitas, tetapi juga membuat perjalanan sehari-hari terasa lebih menyenangkan sekaligus mencerminkan gaya personal saya,” ujar Sara, pemilik JUSTIN BIEBER X VESPA.

Sara, pemilik JUSTIN BIEBER X VESPA. (PID)

Perasaan serupa juga dirasakan oleh Ghita, yang akrab disapa Ghita. Ketertarikannya terhadap Vespa tumbuh dari hubungan personal karena sang ayah pernah memiliki Vespa. Bagi Ghita, Vespa menjadi pilihan yang tepat berkat desainnya yang playful, penuh warna, dan mampu mencerminkan kepribadiannya.

Baca Juga: Pemotongan Pita Simbol Dimulainya Perayaan Ulang Tahun ke-80 Vespa di Roma


“Saya sudah mengenal Vespa sejak lama karena ayah saya pernah memilikinya, sehingga ada sejarah dan kedekatan personal yang membuat saya tertarik, dengan perpaduan warnanya yang unik, playful, dan tidak biasa. Bagi saya, Vespa bukan hanya sebuah kendaraan, tetapi juga bagian dari diri saya karena memiliki cerita personal sekaligus desain yang sesuai dengan karakter saya,” ujar Ghita.

Setelah cerita Sara dan Ghita, pengalaman Rifqi menunjukkan bagaimana nilai Vespa juga terus terasa dalam penggunaan sehari-hari.

Sebagai pemilik Vespa Primavera, Rifqi melihat bahwa pengalaman memiliki Vespa tidak hanya hadir melalui desain dan kedekatan personal, tetapi juga melalui kenyamanan, rasa bangga, serta nilai yang tetap terjaga dari waktu ke waktu.

“Buat saya, memiliki Vespa adalah investasi dalam banyak hal. Bukan hanya pada unitnya, tetapi juga pada pengalaman, gaya hidup, rasa bangga, dan koneksi yang tumbuh sepanjang perjalanan. Semakin lama dimiliki, semakin banyak cerita dan pengalaman yang membuat Vespa terasa lebih berarti. Vespa menjadi bagian dari keseharian sekaligus cara untuk mengekspresikan diri dan merasa dekat dengan keluarga besar Vespa Indonesia,” ujar Rifqi.

Bagi para pemiliknya,Vespa menyimpan cerita dari setiap perjalanan, rasa bangga, dan koneksi yang terbangun di sepanjang jalan. Di saat yang sama, desain, keorisinalan, perawatan, dan ekosistem yang kuat membuat setiap unit tetap terjaga dari waktu ke waktu. Perpaduan inilah yang membuat Vespa terus dirawat, diceritakan, dan diwariskan lintas generasi.